HETANEWS.com - Beberapa hari menjelang hari pencoblosan atau pemungutan suara pemilu 2024, di media sosial ramai diperbincangkan tentang quick count dan exit poll.

Kedua istilah tersebut berkaitan dengan proses penghitungan suara dalam Pemilu. Agar tidak rancu memahami kedua istilah tersebut, simak penjelasannya berikut:

1. Quick Count

Merupakan penghitungan cepat hasil Pemilu. Dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU), hitung cepat atau quick count adalah kegiatan penghitungan suara secara cepat dengan menggunakan teknologi informasi, berdasarkan metodologi sampling tertentu yang dilakukan oleh masyarakat atau lembaga/badan swasta.

Cara kerja hitung cepat (quick count) adalah melakukan penghitungan cepat dengan metode verifikasi hasil Pemilu yang dilakukan dengan menghitung persentase hasil pemilu di TPS yang dijadikan sampel.

Quick count memberikan gambaran dan akurasi yang lebih tinggi karena menghitung hasil pemilu langsung dari TPS target, bukan berdasarkan persepsi atau pengakuan responden.

2. Exit Poll

Merupakan survei yang dilakukan terhadap Pemilih. Metode exit poll berfungsi sebagai instrumen untuk mengetahui kecenderungan pola perilaku Pemilih.

Tujuan dilakukan exit poll memiliki tiga fungsi: Memprediksi perolehan suara dalam Pemilu; Memetakan pola dukungan Pemilih terhadap partai politik, calon, maupun isinya; memberikan kontribusi yang luas bagi kebutuhan penelitian akademis

Exit poll dilakukan pada saat proses pemilihan atau pemungutan suara di tempat pemungutan suara (TPS) masih berlangsung, dan begitu penghitungan suara di TPS hendak dilakukan, maka exit poll sudah selesai dilakukan. Metode yang digunakan adalah dengan bertanya langsung kepada Pemilih yang sudah selesai mencoblos.