HETANEWS.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tapanuli Tengah melakukan penertiban Alat peraga Kampanye (APK) dan alat peraga sosial (APS), dimulai pada masa tenang, Minggu 11 Februari 2024.

Penertiban tersebut melibatkan Satpol PP dan Panwaslu Kecamatan di sejumlah titik dari Kecamatan Pandan hingga Sarudik.

Ketua Bawaslu Tapteng, Sinta Dewi Napitupulu mengakui pihaknya mengalami kendala karena keterbatasan, misalnya dalam penertiban APK dalam Billboard komersial.

"Tapi memang ada APK yang tidak bisa kami tertibkan kayak di Billboard, karena keterbatasan alat, namun siang ini kita sudah konfirmasi itu semua akan ditertibkan," kata Sinta Dewi Napitupulu, Senin (12/2).

Tanpa pandang bulu

Disampaikan Sinta, penertiban ini diatur dalam Undang undang nomor 7 tahun 2017, di mana Masa Tenang yang dimulai sejak tanggal 11-13 Februari 2024, tidak ada lagi APK maupun APS.

"Baik itu di posko ataupun di sepanjang jalan jadi makanya kita lakukan penertiban. Baik itu di posko ataupun di sekretariat partai politik yang ada APK nya," katanya.

"Kalaupun ada gambar caleg nya, kita tetap tertibkan walaupun tidak ada unsur mengajak, jadi rata semua. Semua partai yang masih ada APK di kantor pemenangan ataupun di kantor cabang itu kita tertibkan," sambungnya.

Dalam hal ini, kata Sinta, pihaknya tidak pandang bulu dan memastikan pelaksanaannya harus netral tidak ada diskriminasi.

"Kita pastikan hari ini harus selesai karena dapil 3 dan 4 semalam sudah selesai, dapil 1, 2 hampir selesai jadi kita pastikan hari ini (Senin 12 Februari) itu selesai," ujarnya.

"Besok kita benar-benar menikmati hari masa tenang, tidak ada lagi atribut kampanye. APK ini diangkut dengan mobil dalmas dan menyisir disepanjang jalan dengan menggunakan tim," ujarnya.

Bawaslu Kabupaten Tapanuli Tengah, juga telah menerima surat Bawaslu dari Provinsi Sumatera Utara yang meminta pihaknya untuk melakukan penertiban APK.

"Jika selama masa tenang ada ditemukan alat peraga kampanye maupun bahan kampanye berbentuk apapun masih terpasang dan belum ditertibkan bahwa diminta Bawaslu kabupaten/kota melakukan koordinasi dengan Forkopimda serta Kasatpol PP kabupaten setempat untuk bersama sama untuk melakukan penertiban alat peraga kampanye," isi surat tersebut yang dibacakan Ketua Bawaslu Tapteng.

Koordinator Divisi Pengawasan Rommy Pasaribu melanjutkan, pada tanggal 11 Februari 2024 Bawaslu juga telah mengimbau kepada peserta pemilu untuk segera menertibkan APK masing masing secara mandiri.

Dijelaskan Rommy, penertiban pertama kali dilakukan dari depan kantor Bawaslu terus mengarah ke daerah lampu merah pandan.

"Kami berharap peserta pemilu juga mengerti apa tugas kami, kami disini melakukan penertiban sesuai dengan undang-undang, jadi saya harap semua dari jajaran peserta pemilu di Tapteng dapat membantu kami, mengerti apa tugas kami, jangan bentrok karena hanya penertiban APK mari kita nikmati masa tenang saat ini,"sebutnya.

Penulis : Firmansyah