SIMALUNGUN – Polisi mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang melibatkan seorang wanita inisial NL (45). Wanita itu mengelabui korban dan membawa kabur sepeda motor, dompet dan handphone milik korban.

Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Ghulam Yanuar Lutfi mengatakan, NL membawa kabur sepeda kenalannya seorang pria inisial R (42).

R dan NL baru berkenalan lewat aplikasi Facebook. NL mengaku seorang Janda berumur tiga puluhan tinggal di Landbouw, Kecamatan Bandar.

“Tersangka menyamarkan informasi dan identitasnya kepada R,” kata Ghulam dalam siaran pers tertulis Humas Polres Simalungun, Sabtu (10/2).

Pada Jumat 5 Januari 2024 petang, keduanya pun bertemu di Stadion Perdagangan, Kecamatan Bandar, Simalungun.

Keduanya menghabiskan makanan dan minuman yang sudah dibawa sebelumnya. Tak lama kemudian R mengajak NL pulang.

Pria asal Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar ini pun sadar kunci kontak motor yang ia simpan di saku celananya hilang.

Tiba tiba NL menyuruh R mencari di sekitar lokasi. Sementara dia yang berada lebih dekat dengan sepeda motor langsung meninggalkan korban dengan membawa kabur motor tersebut.

Tak hanya motor, NL juga membawa dompet dan handphone milik korban R. Pada hari itu juga korban langsung membuat laporan polisi.

“Sekitar lima menit korban mencari kunci tidak ditemukan dan NL sudah membawa sepeda motor ke arah Perdagangan bersama barang berharga lainnya milik korban,” ucap Ghulam.

Pada Kamis 8 Februari 2024, NL diketahui berada di Kelurahan Kerasaan I Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun.

Ia diamankan polisi tanpa melakukan perlawanan. Dari penangkapan tersangka NL, polisi juga menemukan dompet berisi KTP dan handphone korban.

NL mengakui perbuatannya, dan memberitahu sepeda motor tersebut sudah digadaikan kepada seorang pria inisial A.

“NL mengaku terdesak kebutuhan ekonomi dan menjelaskan bahwa sepeda motor yang dicurinya telah digadaikan,” sebut Ghulam.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian diperkirakan sebesar Rp. 15.500.000, yakni satu unit sepeda motor yang telah digadaikan tersangka.

AKP Ghulam Yanuar Lutfi menuturkan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan kasus dan berusaha untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang keberadaan motor tersebut.