SIANTAR, HETANEWS.com - Kebakaran terjadi di Jalan Durian, Kelurahan Marihat Jaya, Kecamatan Marimbun, Selasa (6/2/2024) sekira pukul 11.30 wib.

Satu unit rumah semi permanen milik Sudi Telaumbanua (44) ludes terbakar, diduga anak pemilik rumah yang masih berstatus sekolah TK (Immanuel Telaumbanua) bermain api dengan membakar kertas.

Immanuel berlari dari dalam rumah dan melaporkan ke tetangganya akan rumahnya yang terbakar.

"Yang lari-lari anak nya yang TK itu bilang kebakaran rumahnya. Ya kami lihat memang keluar asap dari dapur rumahnya," ucap salah satu warga dilokasi.

Namun api dengan cepat melahap seisi rumah dan setiap ruangan, dimana api berawal dari dapur bagian rumah. Tidak ada korban jiwa dari peristiwa kebakaran tersebut.

Remaja Ginting selaku kepala seksi (Kasi) Operasional Damkar Kota Siantar menjelaskan secara sigap menurunkan 3 unit mobil Damkar memadamkan api.

"Sebanyak tiga unit mobil damkar diturunkan dan bantuan satu unit mobil damkar dari kabupaten Simalungun. Proses pemadam berlangsung sekitar 15 menit api dapat di jinakkan oleh tim damkar," jelasnya.

Saat itu Immanuel berada seorang diri di rumah, karena orangtua bekerja dan kakak serta abangnya sedang main di luar rumah, ada juga yang masih sekolah. Immanuel mengatakan sumber api dari listrik yang terbakar dari bagian dapur.

Tapi kata warga, Immanuel membakar kertas.

"Dari dinding dapur rumah kami itu ku lihat ada api dari kabel listrik, terus lari lah aku keluar rumah dan ku adukan ke warung miso depan itu," ucap Imanuel.

Situasi mengharukan dilokasi terjadi saat Sudi Talumbanua tiba di lokasi. Sejumlah warga memeluk dan memberikan beras ke kepala Sudi yang dipercayai untuk mengembalikan raga dan memberi semangat atas musibah yang terjadi.

“Yang penting anak anak ini tidak apa apa. Jangan lah lagi bersedih tetap semangat ”Pirma Tondimu Sude" Horas Horas Horas," kata sejumlah warga sembari memeluk Sudi.