HETANEWS
CITIZEN JOURNALISM

Cabuli Bocah 5 Tahun, Pelajar SMP Dituntut 2 Tahun Penjara

Simalungun, hetanews.com- Tampak wajah tak merasa bersalah dari BM alias B (15), pelajar kelas satu SMP yang menjadi terdakwa kasus asusila terhadap bocah berusia 5 tahun, saat keluar dari ruang sidang Pengadilan Negeri Simalungun, Rabu (12/8/2015). Padahal, Jaksa Penuntut Marthias Iskandar Sikumbang SH, mengancam anak dibawah umur itu dengan hukuman selama 2 tahun penjara.

Menurut Jaksa, dipersidangan yang digelar tertutup untuk umum itu, BM telah terbukti bersalah melakukan perbuatan cabul terhadap Bunga (5), putri tetangganya yang tinggal di Tiga Balata Simalungun ini. Selain itu, Ia juga dikenakan denda Rp 60 juta atau subsidair 60 hari wajib latihan kerja.

Jaksa menjelaskan, kejahatan itu dilakukan terdakwa di dalam kamar tidur rumahnya pada 15 Pebruari 2015 sekira pukul 15.00 WIB. Awalnya, korban yang sedang bermain masak-masakan dengan temannya diajak masuk ke dalam rumah oleh terdakwa dan dijanjikan akan diberi es.

Ketika di dalam kamarnya, terdakwa mulai mencabuli korban dengan menggesek-gesekkan alat kelaminnya ke kemaluan korban sehingga korban merasa kesakitan. Karena korban kesakitan, terdakwa pun melepaskannya dan kembali bermain di halaman terdakwa. Namun, saat pulang ke rumah, korban merasa kesakitan saat buang air kecil sehingga ibunya merasa curiga. Setelah ditanyai, korban menceritakan perbuatan terdakwa.

Selanjutnya, ibu korban mendatangi terdakwa di rumahnya menanyai masalah tersebut dan dibenarkan oleh terdakwa. Sehingga, orangtua korban langsung melaporkannya ke petugas kepolisian.

Namun, penasehat hukum terdakwa memohon keringanan kepada hakim David Sitorus SH, agar meringankan hukuman terdakwa. Apalagi, dalam bukti hasil visum dr Bahtera Surbakt SpOg di berkas disebutkan selaput dara korban masih utuh. Hakim menunda persidangan Selasa (18/8) untuk putusan hukuman kepada terdakwa.

Penulis: res. Editor: ebp.