HETANEWS
CITIZEN JOURNALISM

Kadis Kesehatan Tebingtinggi Suka Bolos kerja, Langgar PP No 53/2010 tentang Disiplin PNS

Tebingtinggi, hetanews.com- Kepala Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi, dr TAF M.Kes diduga kuat suka bolos kerja, padahal pada pelantikannya sebagai  Kepala Dinas Kesehatan, Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM sudah mengingatkan bahwa jabatan yang diemban adalah implementasi dari kepercayaan dan akuntabilitas yang harus dilakukan dengan baik.

Bobroknya kinerja oknum Kadis Kesehatan Kota Tebingtinggi menjadi sorotan sejumlah aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat yang salah satunya adalah  Ketua  DPD  LSM Torpedo – Kota Tebingtinggi, Dahrial Djambak yang berhasil di temui wartawan, Rabu (12/8)  di kediamannya.

“Jabatan tersebut adalah amanah atau kepercayaan, jalankan tugas pokok dan fungsi sebaik-baiknya, dan tugas utama pejabat eselon II melakukan transpormasi atau perubahan kearah yang lebih baik dari apa yang ada”, ucap  Dahril mengutip ucapan Umar Zunaidi ketika itu.

Tidak jelas alasan kenapa oknum Kadis Kesehatan Pemko Tebingtinggi ini suka bolos kerja, dan sepertinya ini lepas dari pengamatan Walikota Tebingtinggi dan instansi terkait lainnya. Buruknya kinerja Kadis Kesehatan ini di khawatirkan akan berdampak kepada aktifitas pegawai lainnya di dinas Kesehatan setempat.

Menurut sebuah sumber yang layak dipercaya di Diskes Tebingtinggi yang  tidak ingin di sebut jati dirinya mengatakan bahwa oknum kepala dinas memang sering tidak masuk kerja. Bahkan berkembang rumor bahwa oknum TAF M.Kes  di duga kuat sedang disibukkan dengan sejumlah kasus dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan dirinya sebelum menjabat kepala dinas di  Tebingtingg.

Ditambahkan sumber, oknum Kadis ini punya cara jitu untuk melancarkan kerja di institusinya, semua berkas dan dokumen kerja yang harus di tandatangani beliau, akan di bawa salah seorang pegawai “ kepercayaannya “  ke rumahnya di Medan untuk di bubuhi tanda tangan.

Terbitkannya Peraturan Pemerintah No.53/2010 tentang Disiplin PNS merupakan langkah awal untuk menciptakan aparatur yang profesional sebagai pengganti PP No. 30 Tahun 1980 yang bersifat umum. Namun peraturan ini sepertinya tidak berlaku bagi oknum Kepala Dinas Kesehatan Pemko Tebingtinggi dr TAF Mkes.

Ditambahkan Dahrial Jambak, Sanksi bagi pelanggar disiplin tentang ketentuan tidak masuk kerja, seperti tercantum dalam pasal 8, yang memberikan sanksi diatur secara bertingkat .  Selain itu, pelanggaran terhadap kewajiban jam kerja dan mentaati ketentuan jam kerja dihitung secara kumulatif dan jika jumlahnya mencapai 7,2 jam dikonversi menjadi satu hari.

“PNS tidak bisa lagi sesuka hatinya bolos kerja, PNS tidak bisa lagi malas-malasan dalam melayani masyarakat karena semua diatur dan awasi dengan ketat. Kalau  ada PNS yang masih membandel maka berisiko besar untuk dibuang bahkan di pecat.’ Tegas Dahrial.

Kedepan,  sebaiknya Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM sebagai pemegang kebijakan dan keputusan harus memperhatikan betul sumber daya manusia dan perbaikan sistem yang mengatur kinerja PNS, terlebih Kepala Dinas Kesehatan harus betul-betul teruji  dalam kinerja maupun dalam pelayanan kepada masyarakat. 

Penulis: ardiansyah. Editor: ebp.