HETANEWS

Megawati Akan Datang ke Istana Siang Ini

Presiden terpilih, Joko Widodo (dua kiri) berbincang dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri (dua kanan) dan Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP, Puan Maharani (kiri) serta Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo saat pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV PDIP di Marina Convention Center (MCC), Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (19/9/2014). Rakernas yang dihadiri presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) serta sejumlah ketua partai koalisi ini mengusung tema Berjuang untuk Kesejahteraan Rakyat.

Jakarta,hetanews.com - Politisi senior PDI Perjuangan Pramono Anung mengatakan bahwa Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri akan datang ke Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/8/2015). Kedatangan Megawati ini bertepatan dengan rencana pelantikan sejumlah menteri Kabinet Kerja hasil perombakan kabinet.

Pramono menjelaskan, semula dirinya akan datang ke Istana bersama Megawati. Namun karena alasan tertentu, ia memutuskan untuk berangkat lebih awal.

"Rencananya tadi mau datang bersama. Tapi Ibu (Megawati) nanti hadir jam satu (13.00)," ucap Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu siang.

Pramono mengaku hadir di Istana untuk menyaksikan pelantikan Rano Karno sebagai Gubernur Provinsi Banten. Ia tidak bersedia berbicara banyak mengenai namanya yang disebut akan dilantik sebagai Sekretaris Kabinet menggantikan Andi Widjajanto.

"Saya mau menghadiri pelantikan Rano," ucapnya.

Meski terus didesak, Pramono tetap berkilah dirinya belum mengetahui adanya rencana perombakan kabinet. Kalaupun dilakukan perombakan kabinet, ia yakin semuanya telah dipertimbangkan matang oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Anggota Komisi I DPR RI itu juga mengaku belum berkomunikasi dengan Andi. Ia hanya tersenyum saat ditanya kesiapannya menjabat Seskab.

"Tentunya dengan pengalaman sembilan bulan ini Presiden punya pertimbangan. Tapi saya tidak tahu siapa orangnya," ucap mantan Sekjen DPP PDI-P tersebut.

sumber: kompas.com

Editor: heru.