SIANTAR - Naskah Hibah Pemerintah Daerah (NHPD) tentang penyelenggaraan Pilkada Siantar 2024 telah disetujui. Adapun anggaran hibah untuk keamanan lebih besar dibanding pengawasan.

Penandatangan hibah ini digelar di Ruang Serbaguna Balai kota Pematang Siantar, Senin (6/11/2023) oleh Wali Kota Susanti Dewayani bersama pejabat yang bersangkutan.

Sebagaimana dikutip dari rilis Diskominfo Siantar, dana hibah untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebesar Rp 25,2 miliar; Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rp 6 miliar; dan Polres Pematang Siantar untuk pengamanan Rp7,2 miliar.

Susanti mengatakan pengadaan anggaran tersebut sesuai dengan Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 900.1.9.1/435/SJ Tanggal 24 Januari 2023.

Menurut Susanti, rapat ini juga menyikapi upaya pemerintah dalam menciptakan stabilitas kamtibmas, agar masyarakat nyaman, menjelang Pemilu 2024 mendatang.

"TNI dan kepolisian juga siaga mengantisipasi masalah dan mengawal suksesnya Pemilu,” kata Susanti.

Adapun pencairan belanja hibah dilakukan dua tahap. Tahap pertama Tahun Anggaran (TA) 2023 sebesar 40 persen dari nilai NPHD, dan tahap kedua TA 2024 sebesar 60 persen dari nilai NPHD.

Kemudian untuk pengamanan yakni Polre Siantar akan diberikan dana hibah sebesar Rp7.200.000.000 yang sumber anggarannya dari APBD Kota Pematang Siantar TA 2024.