SIANTAR, HETANEES.com - Sebuah Rumah toko (Ruko) di Jalan Durian, Kelurahan Sukamakmur, Kecamatan Siantar Marihat, terbakar, Sabtu (7/10/2023) sekira pukul 07.10 wib.

Toko Kelontong/Grosir milik marga Hutapea terbakar karena diduga akibat arus pendek (korsleting listrik). Akibat peristiwa itu,korban mengaku mengalami kerugian materil sekitar 50 juta.

Kebakaran tersebut pertama kali diketahui warga ketika kepulan asap keluar dari lantai 2. Lalu menginformasikan kepada pemilik ruko tersebut yang sedang berjualan makanan di sekitar jalan Farel Pasaribu.

Api langsung bisa dipadamkan karena kesigapan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemko Siantar yang menurunkan 3 unit mobi Damkar. Sehingga tidak ada korban jiwa dan api tidak sempat merambat ke bagian lain.

Hutapea ketika ditanya media mengatakan jika dirinya diberitahukan tetangga (warga) tentang rumahnya yang terbakar. Karena baru setengah jam pergi dari rumah untuk jualan.

"Karena dipanggil tetangga kami ke tempat jualan kami sana. Kalau terlambat aja kurasa setengah jam sudah habis ini semua sampai ke lantai dua atas itu. Kami pun baru setengah jam keluar dari rumah," kata Hutapea di lokasi terbakar.

Diketahui, pemilik toko juga bertempat tinggal di ruko yang terbakar. Hutapea juga menyebutkan dugaan penyebab kebakaran karena korsleting listrik. Karena adanya kabel colokan listrik yang diletakkan di rak tempat dagangannya itu terkelupas karena gigitan tikus.

"Baru setengah jam kami keluar dan kebakaran terjadi. Kami rasa, dari kabel colokan listrik ini terkelupas digigit tikus, dan ku perkiraan barang yang terbakar ini hampir 50 juta," ungkapnya lagi

Kemudian ia juga mengucapkan terimakasih kepada pihak tetangga dan pihak damkar kota Siantar yang langsung sigap atas kejadian kebakaran yang menimpanya.

"Berterimakasih nya aku ke tetangga kami ini dan juga ke pihak damkar atas respon cepatnya dalam kejadian ini," tutupnya.