SIANTAR, HETANEWS.com - Forum Masyarakat Peduli (FMP) Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara menyatakan keberatan dan minta pembentukan Kepengurusan Kelompok Masyarakat (Pokmas) diulang.

Hal itu disampaikan oleh Ketua FMP Parasian Sinambella, menanggapi pemberitaan sebelumnya Kelurahan Melayu menyelenggarakan kegiatan pembentukan kepengurusan pokmas Bersinar yang diduga disahkan secara sepihak.

"Pokmas itu apa ?, Kelompok masyarakat. Dimana Kelompok ini dalam suatu wilayah di lingkungan tingkat Kelurahan Pemerintahan kota Pematang Siantar dinamakan perangkat desa atau ketua RT/RW, kemudian turun lah ke warga di RT-RT yang ada di lingkungan masyarakat," ucap Parasian kepada media melalui pesan panggilan WhatsApp, pada Sabtu (23/09/2023) sore hari.

Dikatakannya, sebagai tokoh organisasi/Kelompok Masyarakat ditingkat kelurahan, seharusnya mengetahui/atau mendapatkan undangan dari pihak pelaksana yaitu Perangkat kelurahan Melayu yang di pimpin lurah Suagianto.

Pihak nya menolak keras kegiatan pengesahan kepengurusan pokmas Bersinar dan meminta agar dilakukan proses pembentukan kepengurusan pokmas yang baru hasil dari rapat musyawarah dengan masyarakat.

" Ya kami menolak keras proses kepengurusan pokmas kemaren karena tidak melibatkan masyarakat dan harus di ulang proses pembentukan kepengurusannya," tegasnya.

Disisi lain, ia mengesampingkan atas kinerja atau yang telah dilakukan untuk perbaikan di lingkungan wilayah kelurahan. Dimana, anggaran pokmas kelurahan Melayu tahun ini digunakan untuk pengerjaan proyek rabat beton, dengan nilai sekitar 200 juta.

" Terlepas dengan kinerja, yang pasti proses pembentukan nya harus lah sesuai jalur, ya nama kegiatan nya Pokmas, tapi tidak melibatkan semua masyarakat di wilayah Kelurahan," tutupnya.