HETANEWS.COM

SEPAKAT! Dua Kubu Partai Golkar akan PAW Denny Siahaan dari DPRD Siantar

Siantar, hetanews.com- Kedudukan Denny Torang Siahaan sepertinya akan terancam dari jabatanya sebagai anggota DPRD Siantar. Persoalan itu terjadi akibat komentarnya tentang pengusungan Paslon dari Partai Golkar baik Agung Laksono (AL) dan Abu Rizal Bakrie (ARB).

Ketua DPD II Partai Golkar Siantar dari kubu ARB Mangatas Silalahi mengatakan Denny Siahaan tidak memiliki kapasitas dan wewenang dalam mengomentari apapun soal partai Golkar. "Denny berkomentar seperti itu kapasitasnya apa. Sejatinya, Denny nggak tahu apa-apa tapi dia memberikan komentar seolah- olah dia mengerti,” cetus Mangatas

Lanjutnya, sudah jelas ketuanya Hasudungan Nainggolan menyatakan bahwa TRS itu tidak pernah mendaftar ke Partai Golkar, lalu dia berkomentar dengan kapasitas sebagai apa? “Dia bilang dari Golkar, Golkar mana dia. Golkar disini ada dua kubu, seluruh Indonesia sudah tahu Golkar ARB dan Golkarnya AL, dan telah sepakat mencalonkan Survenof. Nah, tiba-tiba Denny mencalonkan TRS, nggak ngerti kita itu darimana asalnya,"  jelas Mangatas ketika ditemui di kantor Panwas, Sabtu (01/08).

Sikap dari kubu ARB sendiri, lanjutnya, selama ini sudah mengeluarkan Denny dari kepengurusan. "Dari pengurus, dia sudah kita keluarkan dan tidak lagi sebagai pengurus. Kita tinggal tunggu SK pemecatanya dan kalau itu sudah kita pegang maka kita PAW kan dia,” terangnya.

Dengan adanya Denny di Golkar kita rugi, imbuh Mangatas, Kenapa? Karena dia sering memberikan pernyataan diluar koridor, diluar rel, diluar aturan main partai Golkar. “Kita keluarkan dia dari Golkar. Nah, ternyata kemudian apa yang terjadi? Setelah bergabung ke pihak Sudung, ternyata Sudung juga gerah melihat perilakunya," ungkapnya.

Terancamnya status Denny, kata Mangatas sudah dibicarakan dengan pihak Hasudungan Nainggolan. "Hasudungan juga sudah meminta supaya saya PAW kan dia. Tadi malam saya diminta Sudung untuk mem PAW kan. Kalau dari kami sudah selesai Denny. Tidak ada lagi cerita Denny. Sudah tutup soal Denny. Tinggal lagi pihak mu (Hasudungan). Kami pun akan kelaurkan dia, itu kata Sudung," jelasnya.

Soal sikapnya mendukung paslon Survenof-Parlin merupakan hak dalam kapasitasnya selaku ketua DPD partai Golkar pada kubu ARB. "Saya wajib memperjuangkan apa yang menjadi keputusan partai. Kalau saya dikatakan arogan, saya jalurnya pas sebagai ketua partai DPD Golkar. Mana arogannya di situ. Justru Denny, diatas arogan lah dikit alias 'idiot', karena dia bicara dengan kapasitas tidak jelas. Dia mewakili apa juga tidak jelas," tegasnya.

Senada disampaikan ketua DPD partai Golkar kubu Agung Laksono, Hasungan Nainggolan. Namun, untuk urusan PAW, Hasudungan masih belum terlalu memikirkanya. "Sejauh ini kita hanya fokus untuk Pilkada, dan nanti, selesai ini akan diusulkan ke DPP. Denny juga tidak sadar bahwa dalam kepengurusan Golkar, statusnya belum jelas.

Dalam kepengurusan Kepengurusan partai Golkar kubu AL, kita tidak tahu posisi Denny dimana dan tidak tahu diri mengomentari partai Golkar. “Soal PAW kita bicarakan nanti karna masih fokus pada pilkada. Tapi yang perlu digaris bawahi, Denny tidak ada dalam kepengurusan partai Golkar kubu AL, dan dia bukan kader Golkar lagi,” ujarnya menyesali komentar Denny yang mecampur adukan antara hubungan semarga dengan berpartai.

Penulis: tom. Editor: ebp.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan