Siantar, hetanews.com - Setelah mendengar putusan hukuman 14 tahun penjara terhadap Ricardo Roy Deska Sitinjak (25), pelaku pembunuhan dan sodomi terhadap Imanuel Abde Nego Manurung bocah berusia 7 tahun, ibu korban pun langsung histeris.

Ibu korban, Boru Purba yang sengaja hadir ke persidangan untuk menyaksikan persidangan tersebut, bahkan sempat pingsan karena tak berhenti menangis, Selasa (28/7/2015) di Pengadilan Negeri (PN) Siantar.

Boru Purba merasa tidak puas dengan putusan hukuman yang dijatuhkan majelis hakim terhadap pelaku yang keji menghabisi nyawa anaknya, Imanuel AbedNego Manurung.

"Tuhan, saya tidak terima dengan putusan itu. Sudah empat tahun lamanya saya menantikan kelahiran anak sulung (korban-red) itu, tujuh tahun merawat dan membesarkannya tapi gampang sekali terdakwa itu menghabisi nyawanya," isak Boru Purba.

Boru Purba diangkat dari ruamg sidang utama ke luar ruangan dan dibaringkan di lantai. Wanita itupun dipijat-pijat sambil terus dibujuk oleh pihak keluarga. Setelah dibujuk dan ditenangkan oleh suaminya Erbin Manurung bersama sanak keluarganya, Boru Purba pun mulai sadar dan kembali menangis. Pihak keluarga pun mengangkatnya untuk dibawa pulang.

Sebelumnya, Ricardo Roy Deska Sitinjak divonis hukuman 14 tahun penjara oleh majelis hakim PN Siantar, Selasa (28/7/2015). Hakim menyatakan warga Jalan Viyata Yudha Tojai Baru, Kelurahan Bah Kapu,l Kecamatan Siantar Sitalasari itu, terbukti melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap anak hingga mengakibatkan kematian, dan juga melakukan kekerasan seksual terhadap korban.