HETANEWS

Pertukaran Pelajar harus Dapat Menjembatani Dua Budaya, Pesan Umar Hasibuan

Walikota Tebingtinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Kasek SMA Negeri 2 Drs Sariono mengucapkan selamat kepada Ramazhan Fani yang akan mengkuti program pertukaran pelajar ke Mexico City.

Tebingtinggi, hetanews.com- Walikota Tebing tinggi Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM berpesan kepada Ramazhan Fani (16), siswa SMA Negeri 2 Tebingtinggi yang akan mengikuti program Pertukaran Pelajar Indonesia dengan negara bagian Amerika, Mexico City agar bisa menjembatani kebudayaan kedua negera tersebut.

“Tantangan terberat adalah harus bisa beradaptasi dengan kultur dan budaya yang berbeda, harus siap dengan makanan yang berbeda serta kemungkinan terburuk, identitas sebagai warga Indonesia jangan sampai berubah dan harus mempunyai wawasan yang kuat. Kebudayaan Indonesia dan Negara bagian Amerika Meksiko City harus kamu jembatani”, demikian pesan Umar Zunaidi Hasibuan saat menerima audiensi Pertukaran Pelajar asal Kota Tebingtinggi, Senin (27/7) di ruang utama Walikota Tebingtinggi.

Kegiatan audiensi Pertukaran Pelajar Indonesia itu turut dihadiri Kadis Pendidikan Drs H Pardamean Siregar MAP, Kasek SMA Negeri 2 Drs Sariono dan Kabag Humasy Pemko Tebingtinggi Bambang Sudaryono.

Ramazhan Fani (16), siswa SMA Negeri 2 Tebingtinggi merupakan salah satu dari 85 pelajar se Indonesia berasal dari Kota Tebingtinggi yang akan mengikuti program pertukaran pelajar antar Negara juga diminta untuk menjaga nama baik bangsa Indonesia. “Jaga nama bangsa dan jangan menjelekkan bangsa lain, apalagi bangsa sendiri. Dan kalau sampai di sana, jangan lupa melapor ke konsulat RI”, pesan Walikota kepada anak pertama dari 3 bersaudara itu.

Kepada Ramazhan Fani juga diminta agar memperkenalkan Indonesia khususnya kota Tebingtinggi, Sumatera Utara kepada Negara tempat tujuannya nanti. “Perkenalkan kepada mereka tentang seni, budaya, kultur dan alam Indonesia, jelaskann di mana posisi Tebingtinggi, jelaskan tentang pariwisata kita, seperti awal Danau Toba serta kondisi alam kita”, ujar walikota.

Walikota juga berpesan agar jangan sampai lupa berkomunikasi dengan keluarga dan pihak sekolah, khususnya Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Drs Sariono yang selama ini telah memberikan bimbingan dan pengarahan. “Pertukaran pelajar ini harus bisa menambah wawasan, kalau biasanya wawasannya secara nasional kini menjadi wawasan secara global internasional”, imbuhnya.

Sebagai duta dari Indonesia diharapkan harus dapat  menjelaskan kepada warga Amerika Serikat, seperti apa dan bagaimana itu Indonesia dari kultur  dan  seni budayanya. “Kita berharap agar Ramazhan mengetahui budaya Amerika Serikat dan menjelaskan kepada teman-temannya, sehingga efek multi playernya bisa menambah kualitas pendidikan negara berkembang dan negara yang maju”, kata Umar Zunaidi.

Sementara Ramazhan Fani mengaku akan mengingat semua pesan-pesan yang disampaikan Walikota Tebingtinggi kepadanya saat mengikuti program pertukaran pelajar tersebut. “Saya sangat bersyukur bisa menjadi utusan daerah dan bangsa Indonesia untuk mengikuti pertukaran pelajar antar Negara, semua pesan dan arahan dari bapak walikota dan kepala sekolah SMA Negeri 2 akan saya ingat dengan baik, saya mohon doa dan dukungannya”, katanya. 

Penulis: steven. Editor: ebp.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.

Komentar 1