SAMOSIR - Kepala Desa Ambarita Oberlin Sitio menolak menandatangani pengajuan ukur ulang tapal batas oleh pemohon Rita Gultom. Saat dikonfirmasi alasan penolakan, Oberlin bergeming.

Mangihut Tua Rangkuti selaku Kuasa Hukum Rita mengatakan, kliennya mengajukan pengukuran kepada BPN Samosir dan sudah 3 kali memohon tanda tangan ke Kades.

Adapun sebelumnya telah terjadi jual beli antara Rita dengan Amon Rumahorbo, dan ditandatangani oleh Oberlin Sitio.

Kemudian surat tanah telah disertifikatkan Ke BPN Samosir, tercatat No.213 atas nama Pemegang Hak Rita Gultom tertanggal 27 November 2017

"Kami heran kenapa Kades Oberlin menolak menandatangani surat pengajuan pengukuran tapal batas, sedangkan saat jual beli dia ketahui dan dia teken selaku Kepala Desa, dan objek tanah ini sudah ber-SHM," kata Rangkuti kepada Hetanews, Jumat (24/3).

Kepala Desa Ambarita Oberlin CB Sitio saat dihubungi awak media melalui telepon seluler menolak berkomentar. Pesan konfirmasi yang dilayangkan tak digubris.

Adapun tanah milik Rita berukuran 19,7 m x 51 m = 1007,25 m² berlokasi di Parbiusan Dusun III Pasar Dolok Desa Ambarita Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir.

Dalam surat jual beli, batas Sebelah Timur dengan Tanah milik Fernando Rumahorbo, Sebelah Barat berbatas dengan Tanah milik Naomas Silalahi, Sebelah Utara berbatas dengan Tanah milik Naomas Silalahi, Sebelah Selatan berbatas dengan Tanah milik Janri Manik dan Jalan Desa.

Kedua belah pihak penjual dan pembeli menyetujui jual beli dan membubuhkan tandatangan diatas materai yang disaksikan oleh Fernando Rumahorbo, Janri Manik, Naomas Silalahi dan Faber A. Sidabutar (Kepala Dusun) serta turut mengetahui Kepala Desa Ambarita Oberlin Sitio .