TAPUT, HETANEWS.com - Petarung Mixed Martial Arts (MMA), Elipitua Siregar harus merasakan duduk di kursi panas Pengadilan Negeri Tarutung. Dia masuk ke persidangan dalam kasus pembunuhan kepada abangnya sendiri Marganti Siregar.

Kasus pembunuhan yang dilakukan Elipitua ini terjadi pada Sabtu (19/10/2022) yang lalu. Polisi yang mendapatkan informasi langsung menangkap Elipitua di rumahnya.

"Tim gabungan polres Taput dan Polsek Muara melakukan pengejaran terhadap pelaku dan berhasil meringkus pelaku sekira pukul 10.45 di salah satu rumah keluarganya," kata Kapolres Taput AKBP Johanson Sianturi dalam keterangannya, Minggu (16/10/2022) lalu.

Johanson mengatakan peristiwa pembunuhan ini terjadi hanya persoalan kompor gas. Elipitua terlibat keributan dengan Marganti persoalan kompor gas milik orang tua mereka.

Elipitua disebut mengambil kompor gas dari rumah korban dengan alasan jika kompor itu adalah milik orang tua mereka. Tidak senang dengan hal itu, korban pun mendatangi Elipitua dan bertanya soal keberadaan kompor gas.

"Lalu pelaku menjawab 'itu barang mamaku'," ucap Johanson.

Kemudian, korban disebut mengajak pelaku untuk berkelahi. Elipitua awalnya tidak menanggapi meski sudah dipukul, namun akhirnya emosinya tersulut dan membalas perlakuan korban.

"Namun perlakuan abang (korban) sudah kelewat batas dan sudah berencana mau mengambil parang. Lalu pelaku emosi dan mengambil gagang kapak yang ada pada saat itu di tempat kejadian dan memukul kepala korban dari belakang," sebut Johnson.

Akibat dipukul itu, korban kemudian terjatuh. Meski korban sudah terjatuh, Elipitua terus memukulinya hingga akhirnya korban meninggal dunia.

Kasus ini pun berlanjut ke meja persidangan. Elipitua didakwa melanggar dua pasal, yakni Pasal 338 dan Pasal 351 Ayat 3 KUHPidana.

Baca juga: Bunuh Abang Kandung, Atlet MMA Elipitua Siregar Didakwa 2 Pasal