NIAS - Komisioner Bawaslu Kota Gunungsitoli mengingatkan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) PPS (Panitia Pemungutan Suara) saat acara pelantikan.

PPS diminta berkolaborasi dan bersinergi kepada semua stakeholder dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab menjelang Pemilu 2024, terkhusus Kepada Pengawas sesuai Tupoksi dan perundang undangan yang berlaku.

Hal ini disampaikan Nur Alia Lase sebagai Komisioner Bawaslu Kota Gunungsitoli Divisi HP2H (Hukum Pencegahan Parmas dan Humas).

Disampaikannya saat menghadiri pengambilan Sumpah / Janji Pelantikan dan Penandatanganan Pakta Integritas 303 Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilihan Umum Tahun 2023 dari 101 Desa se Kota Gunungsitoli yang bertempat di Gedung Auditorium STT Sunderman, Selasa (24/01/2023)

"Selamat kepada anggota PPS yang baru dilantik, lakukan pekerjaan dan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab sesuai Tupoksi dan peraturan perundang undangan," ujar Nur

Dia juga menekankan agar PPS berkolaborasi dan bersinergi kepada Panwascam dan juga kepada PKD yang saat ini sedang dalam proses perekrutan yang kedepannya pada tanggal 5-6 Feb 2023 dilakukan pelantikan.

Selain itu Nur juga menyinggung, kiranya perekrutan PPS yang dilantik pada hari ini telah sesuai dengan prosedur dan juknis perekrutan sehingga kedepan tidak menimbulkan masalah dan temuan terkait hal hal yang tidak sesuai dengan aturan dan peraturan perundang undangan yang berlaku.

Rangkaian pelantikan sebelumnya diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, selanjutnya pembacaan putusan KPU dan pengambilan sumpah Anggota PPS.

Adapun sambutan dari Ketua KPU, Wakil Walikota Gunungsitoli, Bawaslu dan beberapa undangan yang didaulat hadir Wakil Ketua DPRD Kota Gusit, Para Camat Se-Kota Gusit, Rohaniawan, Mewakili Dandim Nias, Mewakili Kapolres, Bawaslu, PPK, Media dan LSM.