Siantar, hetanews.com- Hati-hati jika punya hajatan yang memasang tenda di badan jalan. Jika tanpa izin akan diberikan sanksi, dan akan dipidana pula. Itu berlaku bukan hanya bagi pemilik hajatan, tetapi juga pemilik atau pengusaha jasa penyewaan tenda.

Pengusaha yang mendirikan tenda di badan jalan di jalan Simanuk-manuk, Teladan, Siantar barat, depan kebun binatang mendapat peringatan keras dari Kasat Lantas Siantar AKP Gandi Yudanto dan meminta agar ke depan harus mendapat ijin dulu dari pihak kepolisian baru bisa mendirikan tenda.

"Kami sudah pernah memberitahu secara tertulis kepada seluruh pengusaha persewaan tenda agar tidak mendirikan tenda di jalan yang tidak ada ijin dari instansi terkait. Dan, bila tetap didirikan Kepolisian akan membongkar dan menyita tenda tersebut, karena bila tidak di bongkar, akan merugikan masyarakat lain, " tegas Kasat Lantas AKP Gandi Yudanto.

Kata seorang pemilik tenda yang tidak mau namanya disebutkan, apa yang dilakukannya saat ini merupakan hal ini yang telah menjadi tradisi dan tidak pernah ada yang melarang. “Ini sudah tradisi dan biasanya tidak ada yang melarang,” ucapnya.

Sambung Kasat Lantas, mendirikan tenda/bangunan di badan jalan itu tidak dibenarkan tanpa adanya izin dari pihak kepolisian. Menurut UU Kapolri No 10 tahun 2012 tentang pengaturan lalu lintas dalam keadaan tertentu dan penggunaan jalan selain untuk kegiatan lalu lintas.

“Intinya, kita lakukan penertiban jalan ini untuk mencegah kemacetan dan terjadinya kecelakaan dalam menjelang bulan suci ramadhan," Imbaunya.

Jadi, imbuhnya, jangan coba- coba bagi pengusaha tenda berani  memasangkan tenda di badan jalan, khususnya bagi penyewa yang belum memiliki izin dari kepolisian, karena bisa diberikan sanksi pidana.