JAKARTA- Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo (Bamsoet) memberi apresiasi kepada IMI Sumatera Utara (Sumut) atas suksesnya pelaksanaan Danau Toba Rally 2022. Kesuksesan tersebut membuat Indonesia dipercaya untuk menggelar Asia Pacific Rally Championship (APRC) pada 2023 ini.

"Kesuksesan APRC Danau Toba 2022 membuat Indonesia mendapatkan tawaran untuk menyelenggarakan dua putaran APRC pada tahun 2023. Sekaligus memuluskan langkah Indonesia agar bisa menjadi tuan rumah kejuaraan reli dunia atau WRC (World Rally Championship) pada tahun 2024 atau setidaknya pada tahun 2025 mendatang. Sehingga semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusatnya kejuaraan rally Asia dan dunia," jelas Bamsoet saat menerima Wak Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), H Musa Rajekshah dan Ketua IMI Sumut, Harun Mustafa Nasution yang didampingi Sekretaris Umum, Ahmad Syauki di Jakarta, Senin (16/1).

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menerangkan pelaksanaan APRC Danau Toba terbukti meningkatkan kunjungan wisatawan di kawasan Danau Toba.

Kegiatan ini juga menghasilkan efek domino bagi pergerakan ekonomi di lokasi reli yang dinikmati masyarakat sekitar, seperti restoran, warung, mini market, bengkel, hotel, sewaan kendaraan dan sebagainya.

"Dari sisi multiplier effect economy, besarnya perputaran uang selama penyelenggaraan APRC Danau Toba 2022 mencapai Rp10 miliar. Diharapkan pelaksanaan APRC Danau Toba 2023 dapat menghasilkan perputaran uang yang lebih besar lagi bagi kesejahteraan masyarakat sekitar Danau Toba," pungkas Bamsoet.

Sebelumnya, Jumat (13/1), Harun Nasution bersama Ijeck (sapaan akrab Musa Rajekshah) sebagai Dewan Pembina IMI Sumut dan Sekum Ahmad Syauqi, juga bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainuddin Amali. Pada kesempatan itu, Ijeck memaparkan sejarah pelaksanaan reli di Sumut.

Disampaikan juga bahwa tahun ini kawasan Danau Toba, di Kabupaten Simalungun, kembali menjadi tuan rumah APRC 2023. Tepatnya pada September dan November.

"Pagelaran ini tujuannya semata-mata bukan untuk olahraga. Melainkan juga untuk mengembangkan sport tourism. Mengingat Danau Toba juga sudah ditetapkan sebagai destinasi super prioritas,” ujarnya.

Atas paparan tersebut, Mempora dipastikan mendukung gelaran APRC Danau Toba 2023. "Pada prinsipnya, kita mendukung seluruh agenda di kalender kegiatan IMI. Termasuk APRC 2023 ini. Kita berharap kawan-kawan IMI Sumut melanjutkan sukses pelaksanaan Danau Toba Rally 2022 di APRC 2023 ini," pesan Menpora.

Terpisah, Ketua IMI Sumut, Harun Nasution menyambut baik dukungan penuh dari Menpora dan Ketua MPR RI. Ia pun menyatakan kesiapannya untuk menggelar APRC Danau Toba 2023.

Apalagi, lanjut Wakil Ketua DPRD Sumut ini, ajang reli terutama APRC bukan semata-mata event olahraga internasional saja. Tetapi sebagai ajang mempromosikan Danau Toba di mata dunia.

"Cita-cita kita, saya, dan Pak Wagub untuk mengangkat proyek strategis nasional pariwisata di Indonesia. Salah satunya adalah Danau Toba yang telah ditetapkan pemerintah pusat sebagai objek wisata super prioritas," ucap Harun Nasution.

Penyandang gelar Juara Nasional GR2 ini lantas menyebut MotoGP yang sukses mempromosikan kawasan Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Begitu juga Formula E di Jakarta yang turut mengangkat citra Indonesia di mata dunia.

Karena itu, ia dan seluruh jajaran pengurus IMI Sumut serta Pemkab Simalungun bertekad menyukseskan pelaksanaan APRC Danau Toba 2023. Diharapkan WRC bisa kembali ke Danau Toba seperti pada 1996 dan 1997.

"Ajang APRC dan WRC juga merupakan sarana mendongkrak kunjungan wisatawan nasional dan mancanegara datang ke Danau Toba. Tentunya dengan dukungan luar biasa dari masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk reli di Danau Toba ini," pungkas Harun Nasution.