TEBINGTINGGI,HETANEWS.com - Satu unit mobil penumpang roda enam jenis Mercy-1526 Bus Pelita Paradep Nopol Z 7503 TD tujuan Medan – Siantar terbakar.

Kejadian nahas ini terjadi saat bus Pelita Paradep Nopol Z 7503 TD melaju di Jalan Lintas Sumatera tepatnya di depan Rumah Makan Silaban Desa Pabatu KM.11, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) yang termasuk wilayah hukum Polres Tebingtinggi, Selasa (3/1/2022) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kapolres Tebingtinggi AKBP Mochamad Kunto Wibisono yang turun langsung ke lokasi kejadian.

Ia mengatakan bahwa kejadian berawal saat mobil Bus Pelita Paradep tujuan Medan–Siantar telah berangkat dari Medan pada pukul 12.00 WIB dan sekira pukul 16.00 WIB supir melihat adanya gumpalan asap dari mesin yang ada pada bagian belakang.

"Kemudian supir melakukan pengecekan dan langsung menyuruh turun seluruh penumpang dan selanjutnya supir beserta kernet melakukan penyiraman air pada bagian mesin tersebut yang diambil dari warga sekitar, namun api semakin besar dan menyambar ke bagian tengah hingga keseluruhan mobil," terang Kapolres Tebingtinggi.

Selanjutnya sekira pukul 16.45 wib akhirnya api berhasil dipadamkan dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran dari Pemko Tebingtinggi dan Pemkab Serdangbedagai dengan jumlah sebanyak dua unit.

Kapolres Tebingtinggi AKBP Mochamad Kunto Wibisono yang datang ke lokasi didampingi Kasatlantas Polres Tebingtinggi AKP Dhoraria S Simanjuntak, Kasat Tahti Polres Tebingtinggi Iptu Muhammad Amin, SPKT Polres Tebingtinggi, SPKT Polsek Tebingtinggi dan Tim Inafis Polres Tebingtinggi.

Sebelumnya kepada anggota, Kapolres langsung memerintahkan untuk mengambil langkah-langkah agar segera mengamankan lokasi kebakaran, menghubungi pemadam kebakaran, membantu memadamkan api, memasang Police Line di sekitar TKP kebakaran, melakukan pengaturan arus lalulintas di lokasi kejadian, memanggil mobil derek untuk evakuasi dan melakukan pulbaket untuk laporan.

Dari keterangan yang dihimpun, identitas supir bernama Antoni Silitonga (51) warga Dusun Hutaraja Desa Hutaraja, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan.

Sementara seorang saksi selaku kernet yang berhasil dimintai keterangan bernama Muslim (46) warga Jalan Sutomo Kota Pematang Siantar.

"Adapun jumlah penumpang sekitar 22 orang telah selamat dan sudah di over ke bus lainnya yang mengarah ke Siantar," ujar pria dengan melati dua dipundaknya ini.

Atas kejadian tersebut, kerugian ditaksir sebesar Rp 800 juta terdiri dari satu unit mobil penumpang Roda 6 Mercy 1526 Bus Pelita Paradep.

"Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran bus tersebut," pungkas AKBP Mochamad Kunto Wibisono.