HETANEWS.com - Seni menulis indah atau biasa disebut lettering art menjadi salah satu karya yang banyak diminati oleh kalangan muda di beberapa waktu terakhir. Terlebih, jika karya seni itu sangat artistik dan terkesan kekinian.

Seni menulis indah atau the art of lettering merupakan salah satu jenis karya seni yang menonjolkan gaya serta model untuk menarik perhatian di bagian huruf. Hal itu juga yang ditekuni pemuda asal Medan, Sumatra Utara, Hans Sebastian sejak 2015 di bangku perguruan tinggi.

Hans Sebastian merupakan sosok pemuda yang sangat menyukai karya seni, khususnya seni menulis indah atau lettering. Pemuda kelahiran 1 Juni 1996 ini sudah mengenal karya seni menulis indah sejak 2015 dan baru menggeluti secara profesional di sekitar pertengaha 2020.

Awalnya, ia hanya penasaran karena keindahan gaya tulisan yang memikat dari seniman-seniman di aplikasi Instagram. Nyatanya, kebiasaan tersebut lama-lama menumbuhkan hobi dan sangat digemari oleh Hans hingga saat ini.

Apalagi pada awal ia sangat mencintai art lettering, Indonesia sedang mengalami duka akibat pandemi Covid-19. Sehingga karya seni satu ini menjadi salah satu kegiatan yang dipilihnya untuk melepaskan kebosanan.

Sehingga, dalam waktu cukup lama Hans menikmati dan membuat hobi ini menjadi aktivitas paling menyenangkan. Tidak hanya itu, Hans juga mempelajari teknik ini secara menyeluruh dengan konsisten.

Usaha tersebut membuat anak pertama dari 3 bersaudara itu berhasil menemukan konsep tulisan menarik dan enak dipandang. Pada awalnya penilaian itu khusus untuk dirinya sendiri, tapi setelah beberapa lama pembaca semakin meluas dan seni tulisan Hans semakin banyak dikenal.

“Enak untuk dilihat secara pribadi maupun umum dan memiliki tulisan jelas serta tidak acak. Tujuannya agar pembaca tetap bisa melihat maknanya dengan jelas," kata Hans mengenai konsep dalam tulisannya.

Setelah menemukan konsep serta gaya penulisan paling baik versi dirinya dan pembaca luas. Hans mengembangkan sayapnya dengan mencari konsep topik penulisan yang memberikan banyak manfaat kepada orang lain.

Hans tidak hanya menulis saja. Ia juga melakukan riset untuk menemukan pembahasan topik yang membawa manfaat kepada setiap pengikutnya, terutama di akun Instagram @hansswriting.

Setelah beberapa kali melakukan riset, Hans menyadari bahwa mayoritas dari pengikutnya adalah pelajar dan mahasiswa. Sehingga, Hans memutuskan untuk mendalami art lettering dengan konsep yang sesuai pada lingkup pendidikan.

Topik itu terus didalami oleh Hans cukup lama. Hingga ia berhasil menarik minat banyak pengikut baru di akun Instagram pribadi miliknya yaitu @hansswriting.

Hal ini juga didorong oleh sikap rendah hati yang dimiliki oleh Hans. Bagi Hans, menciptakan tulisan yang menarik seperti seni bukan seperti permainan.

"Anda membutuhkan banyak pembiasaan yang dipaksa serta latihan setiap hari dengan konsisten. Konsepnya adalah enjoy dengan aktivitas dan tulisan yang akan dibuat," katanya.

Meskipun baru booming ketika berada di bangku perguruan tinggi. Hans Sebastian mengaku bahwa aktivitas menulis yang rapi, tertata, dan membawa efektivitas seni telah ditatanya sejak berada di bangku sekolah dasar.

Selain itu, ide kreatif yang ia gunakan untuk menyokong topik pendidikan hasil pilihannya. Hans tidak hanya fokus pada ide-ide tulisan yang sudah dibagikannya, melainkan juga pada postingan orang lain baik di Instagram, film maupun lewat lagu.

Hans mengaku, ia juga bisa mengambil beberapa topik menarik berdasarkan film seperti pada Dunia Marvel. Katanya, topik edukasi mengenai Dunia Marvel ini sangat detail seperti tokoh-tokoh superhero dalam cerita tersebut.

Setelah melakukan banyak usaha sejak 2020, Hans kini mendapatkan hasilnya. Hingga saat ini, terdeteksi jumlah pengikut Instagramnya mencapai hampir 20 ribu followers dan pengikutnya selalu memberikan banyak pujian pada postingan di akun @hansswriting.

Tidak hanya puas pada satu pencapaian tersebut, Hans juga sering mendapatkan banyak tawaran kerja sama dari beberapa perusahaan besar atau bahkan branded, contohnya Faber-Castell Indonesia, Tiktok Indonesia dan PT Standardpen Industries.

Hans juga sering mendapatkan pemberitahuan untuk menerima ajakan kolaborasi dengan beberapa brand stationery. Apakah konsepnya akan sama?

Bagi Hans apabila seni yang diciptakannya memberikan nilai dan sesuai dengan konsep seni art lettering. Terakhir, tapi bukan yang paling kecil, akun @hansswriting juga banyak difollow oleh akun-akun Instagram ternama yang memiliki centang biru alias akun-akun verified, tidak peduli kategori akun mana saja seperti Erika Richardo (@erikarichardo), Eva Alicia (@aliciaeva9), Jehian Panangian Sijabat (@jehianps), Rachel Angela (@rachangela), Han Chandra (@han_chandra), Devy Anastasia (@devyanastasia) dan Valerie Dewi Masterchef (@valeriedewiofficial).

Karya-karya Hans bisa dilihat pada akun Instagramnya yaitu @hansswriting dan melalui facebook Hans Sebastian. Akun media sosial itu juga bisa menjadi medium untuk berkomunikasi dengan Hans Sebastian.

Sumber: mediaindonesia.com