TAPSEL, HETANEWS.com - Polres Tapanuli Selatan, menerbitkan laporan polisi model A terkait kematian seorang tersangka perampok usai ditangkap. Laporan ini bertujuan mendalami kemungkinan adanya tindak pidana yang dilakukan polisi terkait kematian tersebut.

"Laporan model A tersebut kami buat sebagai dasar kami melaksanakan penyelidikan guna memastikan ada tidaknya perbuatan pidana yang dilakukan penyidik," kata Kapolres Tapsel AKBP Imam Zamroni kepada detikSumut Jumat (9/12/2022).

Imam mengatakan laporan dibuat setelah Propam melakukan pemeriksaan terhadap para para penyidik. Mereka yang diperiksa adalah penyidik yang melakukan penangkapan dan yang melakukan pemeriksaan terhadap almarhum.

Dari sembilan penyidik yang diperiksa, Imam mengatakan empat diantaranya terindikasi telah melakukan pelanggaran kode etik. Terhadap keempatnya inilah Polres Tapsel kemudian menerbitkan laporan polisi model A tersebut.

"Jadi kemarin satu hari dari tanggal 6 (Desember) setelah kejadian tanggal 5 (Desember), itu kita melaksanakan lidik Propam. Untuk memastikan terkait dugaan pelanggaran etik. Setelah lidik dilaksanakan lah gelar ditanggal 7 (Desember), di mana hasil gelar menyatakan bahwa lidik kode etik terhadap empat penyidik ini layak untuk naik dalam penyidikan Propam," jelasnya.

Imam mengatakan keempat penyidik tersebut saat ini berstatus terperiksa. Karena itu keempatnya juga dinonaktifkan dari tugasnya di Satreskrim Polres Tapsel serta ditempatkan di tempat khusus di Propam Polres Tapsel.

Saat ditanyakan pelanggaran etik seperti apa yang telah dilakukan oleh keempat penyidik tersebut, Imam tidak bersedia menjelaskannya lebih lanjut. Menurutnya saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan sehingga belum bisa menarik kesimpulan terhadap jenis pelanggaran yang dilakukan.

"Jadi nanti kalau berkas perkara ini lengkap akan tergambar apakah ada penganiayaan yang lebam-lebam itu dan pelakunya siapa saja," katanya.

"Saat ini kita sedang melakukan pemeriksaan. Nanti hasil pemeriksaan itulah yang akan kita sampaikan. Sabar lah ya," sambungnya.

Baca juga: Pengacara Ungkap Luka Memar Jasad Perampok Tewas Usai Ditangkap Polisi