SIANTAR - Dua terdakwa, Irfan Als Ipong (28) warga Karang Anyar dan Dendi Kesuma Wardana (29) masing masing dituntut 6 tahun denda Rp.2 Milyar. Jika denda tidak dibayar diganti pidana penjara selama 3 bulan.

Menurut jaksa disidang Pengadilan Negeri Siantar, Kamis (8/11/2022) jika kedua terdakwa terbukti melanggar pasal 114 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika Jo pasal 55 (1) ke-1 KUHP.

Terdakwa Irfan dan Dendi terbukti membeli sabu secara patungan, masing masing 50 ribu. Awalnya Dendi menelpon Irfan mengajak beli sabu untuk dipakai.

Lalu pada Jumat (22/7/2022) lalu Irfan menjemput Dendi di rumahnya menuju jalan Teratai membeli sabu dari seorang laki-laki yang tidak dikenal. Usai menerima sabu, keduanya bermaksud menggunakannya di komplek Maryland di Lapangan Bola Bawah.

Tapi naas, ketika melintas di Jalan Gereja ditangkap Satres Narkoba Polres Siantar Syamuel Simorangkir dkk yang sudah mendapatkan informasi. Disita barang bukti sepaket sabu seberat 0,10 gram.

Dendi sempat melarikan diri, tapi berhasil ditangkap. Selain sabu turut disita hape dan dinyatakan dirampas untuk dimusnahkan.

Atas tuntutan jaksa Ester Lauren SH, kedua terdakwa didampingi pengacara Erwin Purba dan Morris Nadapdap memohon keringanan hukuman yang disampaikan secara lisan.

Untuk mempertimbangkannya dalam putusan, majelis hakim diketuai R Manullang menunda persidangan hingga Rabu mendatang.