Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun melalui Dinas Kominfo bekerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara (Sumut) menyelenggarakan Uji Kompensi Wartawan (UKW) angkatan 48-49 di Atsari Hotel, Parapat Kabupaten Simalungun.

Pelaksanaan UKW itu berlangsung selama 3 hari, 5 – 7 Desember 2022, dalam dua tahap. Tahap I Pra UKW berlangsung di Hotel Horison Pematangsiantar (5/12) dan tahap II pelaksanaan UKW berlangsung di Atsari Hotel Parapat (6-7/12).

Di pelaksanaan Pra UKW diikuti oleh wartawan berjumlah 42 orang terdiri dari tingkat Muda 36 orang dan tingkat Madya 6 orang dari berbagai media cetak dan online menerima sejumlah materi UKW yang disajikan para Mentor dari PWI Sumut.

Sedangkan dalam pelaksanaan UKW langsung dilakukan oleh Direktur UKW Pusat Prof Rajab Ritonga dan dari Dewan Pers serta PWI Sumut.

Menurut Kadis Kominfo Simalungun SML Simangunsong, pelaksanaan UKW bertunjuan untuk menjadikan wartawan profesional yang manfaatnya untuk publik, untuk mendapatkan informasi dari wartawan yang kompeten.

Sementara itu, Bupati Simalungun dalam sambutannya tertulisnya yang dibacakan Sekda Esron Sinaga saat membuka secara resmi pelaksanaan UKW antara lain mengharapkan kepada seluruh wartawan cetak dan online yang mengikuti UKW untuk dapat meningkatkan kemampuan dan kualitas kewartawanan.

Kepada para peserta diminta agar bersungguh-sungguh untuk dapat lulus menjadi wartawan yang kompeten sesuai diharapkan. “Kita berharap, kegiatan yang baik ini bisa terus berkelanjutan, sehingga seluruh wartawan yang bertugas di daerah khususnya di Kabupaten Simalungun benar-benar kompeten semuanya,”ucap Sekda.

Dalam kesempatan itu, Ketua PWI Sumut, H. Farianda Putra Sinik, mengatakan, UKW angkatan ke 48-49 seyogianya, sesuai dengan jumlah yang mendaftar, peserta sebanyak 42 orang, namun saat hari pelaksanaan 6 orang diantaranya tidak hadir.

Ke 36 peserta UKW yang hadir, dibagi dalam 7 kelas, dengan rincian 6 kelas untuk Wartawan Muda, 1 kelas untuk Wartawan Madya. Kegiatan UKW yang terus menerus digelar merupakan wujud nyata dari komitmen PWI untuk meningkatkan kompetensi, kapasitas, profesionalitas, serta moralitas wartawan.

”Melalui UKW kita akan meningkatkan kompetensi, profesionalitas wartawan yang beretika dan bermartabat. UKW dirasa sangat penting seiring dengan perkembangan zaman digital dan menjadi tantangan tersendiri bagi tugas-tugas jurnalistik professional,”kata Farianda semberi menyampaikan, UKW dilakukan untuk wartawan sekaligus menjaga profesi luhur dan mulia tersebut.

Farianda menyampaikan apresisi kepada Pemkab Simalungun melalui Dinas Kominfo yang telah mengakomodir sehingga kegiatan UKW Angkatan 48-49 dapat terlaksana dengan baik.

Direktur UKW PWI Pusat, Prof Rajab Ritonga, berharap ke depan wartawan yang benar-benar kompeten semakin banyak dan dapat terhindar dari ancaman pidana terkait pemberitaan. ” Wartawan harus memahami Pedoman Pemberitaan Ramah Anak (PPRA) UU Pers Nomor 40 tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Simalungun, Timbul Jaya Sibarani, menyampaikan apresiasi kepada PWI dan Kominfo Simalungun atas terselenggaranya UKW tersebut. “Bukan hanya profesi wartawan yang diuji kompetensi, tetapi lebih dari itu banyak lagi profesi lainnya yang juga harus dilakukan uji kompetensi, termasuk politisi-politisi partai yang akan maju menjadi calon anggota legislatif,”sebut Timbul Jaya.

Saat penutupan UKW, M Syahrir salah seorang dari penguji menyampaikan bahwa dari jumlah peserta UKW sebanyak 36 orang, yang kompeten sebanyak 24 orang dan yang belum kompeten sebanyak 12 orang.

“Secara nasional jumlah seluruh anggota PWI dan wartawan yang di uji kompetensi wartawan melalui lembaga uji PWI adalah sebelum dilakukan UKW 48-49 totalnya 16.130 orang, berarti di tambah 24 orang, total wartawan yang kompeten melalui lembaga uji PWI adalah 16.154 orang,”jelas M Syahrir.

Baca juga: Hasil Uji Kompetensi Wartawan Angkatan 48-49 PWI Bersama Pemkab Simalungun