BANDUNG, HETANEWS.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengatakan deredikalisasi terorisme perlu dilakukan sungguh-sungguh. Menurutnya, jaringan teroris hingga saat ini masih ada.

"Deradikalisasi harus bersungguh-sungguh dan dipantau terus. Jaringannya masih hidup seperti sudah mati gitu, padahal selnya masih bergerak dan kalau sudah bergerak biasanya cepat," kata Mahfud di RS Immanuel, Kota Bandung, Rabu, 7 Desember 2022.

Mahfud meminta seluruh pihak bekerja sama melakukan penanganan aksi terorisme. Tindak terorisme harus dianggap sebagai musuh kemanusiaan dan musuh bagi semua agama. Dia pun meminta seluruh pihak lebih berhati-hati.

"Teroris itu adalah musuh kemanusiaan, bukan pejuang agama apapun, musuh semua penganut agama maka kita harus hadapi bersama," ucap dia.

Mahfud mengatakan pelaku bom bunuh diri, yaitu Agus Sujatno merupakan residivis teroris dan sempat ditahan di Lapas Nusakambangan selama empat tahun. Agus kemudian melakukan hal yang sama secara diam-diam usai keluar dari Nusakambangan.

"Seperti sudah diumumkan oleh Kapolri, ini memang mantan teroris dan sudah pernah dihukum di Nusakambangan kemudian keluar tahun 2001 terus bekerja lagi secara diam-diam dengan berbagai jaringannya yang sekarang kita tangani," ucap dia.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 11 orang yang menjadi korban akibat bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung. Korban yang terdiri dari 10 orang dari aparat kepolisian dan warga sipil, mengalami luka dan satu orang anggota kepolisian meninggal dunia.

Sumber: medcom.id