MEDAN, HETANEWS.com - Pemkot Medan menjalin kerja sama dengan Paper.id terkait pengelolaan bisnis secara digital baik dari sisi invoicing, pencatatan. Laporan keuangan serta pembayaran di seluruh kegiatan transaksi bisnis.

Kerja sama ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan digitalisasi para pelaku UMKM di Kota Medan. Hal ini terungkap saat Wali Kota Medan Bobby Nasution menerima Audiensi Paper.id di Interlokal Restaurant, pada Selasa (26/12).

Atas kerja sama tersebut, Bobby Nasution mengucapkan terima kasih kepada Paper.id yang telah mendukung digitalisasi UMKM di Kota Medan dengan memberikan paket berbayar (Paper+) secara gratis untuk 20.000 UMKM.

Tentunya hal ini merupakan kesempatan yang baik untuk meningkatkan kualitas UMKM di Kota Medan yang mencakup digitalisasi dan keuangan. Sebab, keduanya dapat terpenuhi dengan Paper.id lewat pencatatan otomatis seperti asisten keuangan pribadi.

"Hal ini tentunya sejalan dengan program dari Pemko Medan yakni penerapan kartu kredit pemerintah (KKP). Inovasi ini merupakan inovasi pertama di Indonesia yang akan digunakan sebagai alat pembayaran atas belanja barang & modal yang dibebankan pada APBN. Seperti yang diketahui, KKP ini merupakan kartu kredit korporat yang diterbitkan oleh Bank Pemerintah," kata Bobby dalam keterangan tertulis.

Sebelumnya, CEO & Co-Founder Paper.id Yosia Sugialam menyampaikan bahwa kerja sama ini akan direalisasikan dalam program kerja di tahun 2023 dalam bentuk pemberian paket berbayar secara gratis (Paper+) selama 1 tahun untuk 20.000 UMKM yang ada di Kota Medan.

Disamping itu sekaligus pemanfaatan pentingnya pengelolaan bisnis secara digital baik dari sisi invoicing, pencatatan, laporan keuangan, serta pembayaran di seluruh kegiatan transaksi bisnis.

"Terkait kerja sama ini, kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota atas kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk bersama-sama mendigitalisasi seluruh UMKM di Kota Medan lewat platform Paper.id sekaligus mendukung program pemerintah seperti pemanfaatan Kartu Kredit untuk transaksi bisnis," katanya.