MEDAN,HETANEWS.com - Sertu Yalpin Tarzun dan Pratu Rian Herman, ditangkap polisi setelah membawa sejumlah narkoba jenis pil ekstasi dan sabu.

Keduanya yang merupakan personil dari Ba Kodim 0208/Asahan dan Ta Yonif 125/Simbisa Brigif 7/Rimba Raya

Pelaku ditangkap di depan Yonif Mekanis 121/KC Galang, Deliserdang, pada Senin (5/12/2022) kemarin.

Beredar foto kedua personel TNI AD aktif ini usai diamkan polisi.

Dari amatan Tribun-medan, pelaku saat itu sedang berada di ruangan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut.

Satu pelaku yang mengenakan kemeja merah yang diketahui bernama Pratu Rian Herman sedang berdiri.

Sementara, disampingnya Sertu Yalpin Tarzun sedang duduk mengenakan kaos berwarna hitam dan topi.

Keduanya pun terlihat dalam keadaan tatapan kosong dan wajah pucat.

Kapendam I Bukit Barisan, Letkol Inf Rico Julyanto Siagian membenarkan bahwa foto tersebut merupakan anggotanya yang tertangkap polisi.

"Benar (itu fotonya," kata Rico kepada Tribun-medan, Selasa (6/12/2022).

Sebelumnya, kedua TNI AD aktif ini ditangkap usai dibuntuti oleh Dit Narkoba Mabes Polri, sejak mengambil narkoba tersebut di kawasan Tanjung Balai, pada Minggu (4/12/2022) lalu.

Ketika itu, Sertu Yalpin Tarzun bertemu dengan Pratu Rian Hermawan di Kota Tanjungbalai, dan berangkat menuju Sungai Dua, Kota Tanjungbalai.

Di sana keduanya ini mengambil paket narkoba yang sudah diarahkan orang yang tidak dikenal, kemudian dimuat ke dalam Mobil Toyota Fortuner Nopol BK 1020 LE.

Setelah mengambil paket narkoba itu keduanya pun langsung menuju ke arah Medan.

Di tengah perjalanan, Sertu Yalpin Tarzun dan Pratu Rian Hermawan istrahat sempat beristirahat dan melaksanakan salat subuh di Mesjid Jami Galang, Lubukpakam, Deliserdang.

Kemudian, sekira pukul 10.00 WIB mereka pun mencuci mobil di depan Yonif Mekanis 121/KC, dan di sanalah polisi langsung meringkus keduanya.

Dari tangan keduanya, polisi menyita barang bukti pil ekstasi sebanyak 40 ribu butir dan 75 kilogram sabu.