MEDAN, HETANEWS.com - Habiburrahman Sinuraya (NasDem) dan David Roni Ganda Sinaga (PDIP) dilaporkan ke Polsek Medan Baru atas kasus penganiayaan. Setelah dilaporkan keduanya dimintai uang damai Rp 3 miliar oleh pelapor, Kanit Reskrim AKP Martua Manik menjadi perantara.

Khalik, yang melaporkan Habib dan David menceritakan peristiwa penganiayaan dirinya terjadi pada Sabtu (5/11/2022) sekitar pukul 04.00 WIB. Awalnya, ia datang ke lokasi untuk memenuhi undangan acara yang diselenggarakan temannya. Namun saat ingin pulang dari acara tersebut peristiwa naas terjadi.

"Jadi waktu acara selesai saya melangkah lah ke luar gedung mau pulang. Terus saya lihat dia (temannya) ada di kerumunan yang sedang ribut. Nah, saya tanya ke dia ada apa," jelas Khalik, Senin (28/11/2022) lalu.

"Dia bilang tidak apa-apa. Cuma, kata temanku itu, abangnya sedang ribut. Terus kubilang, aku balik lah ya," tambahnya.

Setelah itu, ia berbalik untuk pulang. Tiba-tiba terdengar suara dari kerumunan yang berteriak dengan kata, "Woy". Sontak Khalik terkejut dan melihat kembali ke arah kerumunan.

"Saat saya menoleh, tiba - tiba ada pria berinisal RS memukul bagian kening saya sekali. Setelah itu, pria berinisial HS turut memukul saya. Saya dipijak oleh DS," ungkapnya.

Ia pun sempat dikeroyok selama beberapa menit. Lalu, temannya yang lain menolong dan membawanya ke mobil untuk diamankan.

Atas kejadian itu, Khalik mendapati luka koyak dan bengkak pada bagian punggung telapak tangan kiri, luka koyak pada bagian siku tangan kanan, bengkak pada bagian dahi serta paha kaki kanan, serta lainnya.

Setelah itu, ia membuat laporan di Polsek Medan Baru dengan nomor : STTPL/B/1182/XI/2022/SPKT SEK MDN BARU pada Sabtu (5/11/2022) sekitar pukul 18.45 WIB.

Pihak yang dilaporkannya yakni David Roni Ganda Sinaga, Habiburrahman Sinuraya dan Risdo. "Yang saya dengar, HS dan DS adalah anggota dewan di Kota Medan. Ya saya berharap laporan tersebut diproses dengan baik dan pelaku segera ditangkap," tutupnya.

Tak terima dilaporkan, David dan Habib membuat laporan balik ke Polrestabes Medan. Laporan itu mereka buat karena Khalik minta uang damai sebesar Rp 3 miliar.

Awalnya David Sinaga menjelaskan bahwa adiknya bernama Risdo Sinaga (RS) yang terlibat cekcok saat menghadiri undangan di High5 Bar & Lounge, Kota Medan, Sabtu (5/11) yang lalu. Undangan tersebut berasal dari adik Habiburrahman Sinuraya yang bernama Sofyan.

Mereka juga membantah saat itu dalam kondisi mabuk seperti yang dituduhkan oleh pelapor. Sebab mereka datang ke undangan tersebut bersama istri.

"Jadi, tidak mungkin kalau saya datang bersama istri dan keluarga saya untuk mabuk-mabukan. Saat itu Habib juga datang bersama calon istrinya, masak iya kami mabuk-mabukan bersama keluarga kami. Jadi jelas kebohongan besar, kalau keributan itu terjadi karena kami mabuk. Kami sadar sesadar-sadarnya, dan kami tidak ada melakukan pemukulan. Dan yang perlu kami jelaskan, itu lokasi live music, bukan diskotik," kata David Sinaga, Minggu (4/12/2022).

Baca juga: Eks Anggota DPRD Sumut Menang Gugatan Praperadilan, Penetapan Status Tersangka Penipuan Tidak Sah