JAKSEL, HETANEWS.com - Terdakwa pembunuhan Brigadir J atau N Yosua Hutabarat, Bripka Ricky Rizak kembali dihadirkan ke persidangan. Hakim yang memimpin persidangan dibuat terheran karena Ricky ditugaskan menjaga anak Ferdy Sambo padahal statusnya BKO (Bantuan Kendali Operas) di Divisi Propam Polri.

Senin (5/12/2022) Ricky menceritakan bahwa dirinya diminta menjadi ajudan Ferdy Sambo oleh Putri Candrawathi. Padahal tawaran yang sama pernah diterimanya pada 2018 lalu, saat itu tawaran tersebut ia tolak dengan alasan keluarga.

Selanjutnya pada 2021, Ricky mengaku sempat 'diledek' istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, karena menolak tawaran untuk mengawal Sambo, akhirnya Ricky pun menerima tawaran itu.

"Di Februari (2021) itu ada becandaan (Putri Candrawathi) 'kamu sombong sekali kok dulu nggak mau ikut bapak', 'siap dulu mau ibu', 'oh mau ya bener ya', 'siap mau ibu'," ujar Ricky menirukan perkataan Putri saat itu.

"Sudah kamu bilang keluargamu besok saya sampaikan bapak supaya kamu ikut, karena nanti Mas Brata mau di Magelang ky. Nanti kamu yang temenin ya," lanjut Ricky.

Setelah peristiwa itu, Ricky mengaku telegram (TR) penugasan BKO ke Divpropam Polri keluar.

"(Keluar TR) Tanggal 9 Februari diberitahukan ke Divpropam polri tulisannya hanya sebagai BKO Divpropam Polri," ucap Ricky.

Setelah TR itu keluar, dia mendapatkan tugas menjaga anak Ferdy Sambo yang bersekolah di Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah. Sebelum berakngkat ke Magelang, dia mengaku diajari oleh beberapa ajudan Sambo, salah satunya Yosua untuk mengurus keperluan rumah.

"Dari Februari awal-awal masuk ikut kantor diajari yang sudah lebih dulu ikut situasi yang dimaksud seperti apa setelah itu lepas dinas saya di kediaman untuk urus keperluan rumah tangga, 'kamu yang manage keperluan rumah tangga', satu minggu itu naik lagi jadi ajudan," jelasnya.

"Selama menjadi ajudan tugas saudara sebagai apa driver ajudan?" tanya hakim.

"Waktu itu saya sebagai ajudan," sahut Ricky.

Setelah menjadi ajudan Sambo pada Mei 2021, selesai dalam artian dia beralih tugas menjaga anak Sambo di Magelang. Hakim pun merasa aneh dengan tugas Ricky yang seakan-akan menjadi ajudan anak Sambo padahal di TR dia adalah BKO Divpropam Polri.

"Saya antarkan masuk, bapak ibu nganter pendidikan di Taruna Nusantara, 2 hari pulang lagi beliau. Untuk handlenya saya koordinasi dengan pamong-pamong, saya punya teman-teman anggota Polresta Magelang yang memang selama ini beberapa anak dititipkan ke anggota-anggota, saya nanya gimana caranya handle keperluan-keperluan," ucap Ricky.

"Apakah semua siswa ada ajudan seperti saudara?" tanya hakim.

"Saya tidak tahu," jawabnya.

"Saudara ditugaskan khusus jaga anaknya Sambo di Magelang?" timpal hakim dan diamini Ricky.

"Walaupun SK saudara BKO (Divpropam)? Luar biasa memang," ucap hakim.

Baca juga: Bharada E Ungkap Momen Sandiwara Ferdy Sambo Usai Habisi Brigadir J