DAIRI,HETANEWS.com - Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan membusuk di dalam sebuah hutan yang berada di Dusun Empat Parluasan, Desa Parbuluan Empat, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Kamis (1/12/2022).

Kapolsek Parbuluan, Iptu Agus Santoso mengatakan, penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh salah seorang warga yang sedang melintas di areal yang tak jauh dari ladang.

"Jenazah pertama kali ditemukan oleh masyarakat yang sedang melintas di areal lokasi penemuan mayat, " ujar Agus, Kamis.
Dijelaskan akhir, adapun identitas korban akhirnya diketahui bernama Marihot Siboro (56).

Saat ditemukan kondisinya mengenaskan, di mana bagian kepala, tangan dan kaki hanya tersisa tulang belulang.

Sementara itu bagian badan yang tertutup mantel hujan dan bagian paha yang mengenakan celana pendek masih dalam keadaan utuh.

"Pada saat ditemukan, korban dengan kondisi bagian kepala, tangan, dan kaki tinggal tersisa tulang belulang , dan kami menduga sudah habis dimakan binatang buas," jelasnya.

Agus pun mengungkapkan, dari dalam tubuh korban, tidak ditemukan adanya tanda luka-luka maupun tindak kekerasan.

Menurutnya, korban meninggal dunia diduga terpeleset saat hendak membuang air di sekitaran danau kecil yang tak jauh dari lokasi.

Sempat Dikabarkan Hilang Pihak Keluarga

Agus pun menjelaskan, sebelumnya pihak Polsek Parbuluan mendapat laporan dari pihak keluarga korban yang merasa kehilangan keluarga korban

"Sebelumnya, pada tanggal 20 November 2022, kami mendapati laporan dari keluarga korban bahwasanya, jenazah ini sudah hilang sejak tanggal 17 November 2022. Sempat kami melakukan pencarian sebanyak tiga kali, namun tidak membuahkan hasil, " ungkapnya.

"Lalu pada hari ini, jenazah akhirnya berhasil ditemukan, sehingga diperkirakan korban sudah membusuk selama 2 minggu," tambahnya.

Atas kejadian itu, pihak keluarga korban pun menolak dilakukan autopsi, dan rencananya akan langsung dilakukan prosesi pemakaman.

"Pihak keluarga meminta untuk tidak dilakukan otopsi, dan jenazah langsung kita masukkan ke peti mati untuk dilangsungkan prosesi pemakaman," tutup Agus