SIANTAR - Pemprov Sumut akan memperbaiki jalan rusak di Jalan Ade Irma Suryani, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematang Siantar sepanjang 1,71 Km pada pekan kedua Desember 2022.

Plt Kadis Kominfo Pematang Siantar Johannes Sihombing dalam keterangannya mengatakan, perbaikan Jalan Ade Irma merupakan bagian dari rencana perbaikan jalan di sembilan kabupaten/kota di Sumut sepanjang tahun 2022–2023.

Untuk Siantar, kata Johannes, jalan yang akan dilakukan pemeliharaan berkala total sepanjang 5,64 kilometer, diantaranya Jalan Ade Irma sepanjang 1,71 kilometer dan Jalan DI Panjaitan-Jalan Gereja dan batas dengan Kabupaten Simalungun sepanjang 3,93 kilometer.

Perbaikan jalan provinsi di Kota Pematang Siantar akan menghabiskan anggaran sebesar Rp2,7 triliun, yang berasal dari APBD Provinsi Sumut dengan model tahun jamak (multiyears).

Pembayaran pertama dilakukan akhir 2022 sebesar Rp500 miliar, akhir 2023 sebesar Rp1,5 triliun, dan akhir 2024 sebesar Rp700 miliar.

“Direncanakan, perbaikan ruas jalan provinsi sepanjang 1,71 kilometer tersebut berlangsung di bulan Desember 2022, dan akan tuntas sebelum Hari Natal dan Tahun Baru,” kata Johannes dalam keterangan tertulis Kominfo Siantar, Kamis (1/12/2022).

Johannes mengakui kerusakan jalan di Ade Irma cukup parah dan berbeda dengan kondisi Jalan DI Panjaitan. Ia mengatakan perbaikan jalan akan dilakukan pada pekan kedua Desember, sehingga sebelum Natal, pengerjaan pengaspalan sudah tuntas.

"Penyebab rusak parahnya Jalan Ade Irma yakni penyumbatan di saluran air," tukasnya.

"Untuk drainase akan sambil jalan dan di tahun ini belum terkejar. Apalagi, aliran drainase cukup liar. Perlu perbaikan lebih jauh agar jalan tidak mudah rusak lagi," ucapnya menambahkan.

Pihak PT Waskita Karya juga akan berkoordinasi dengan pemerintah setempat dalam pelaksanaan proyek khususnya pengaturan lalu-lintas.

"Jalan Ade Irma Pematang Siantar memang merupakan jalan provinsi. Pemprov Sumut sudah menganggarkan dana untuk perbaikan jalan tersebut. Informasi ini kita terima dari UPT Jalan dan Jembatan Pematang Siantar Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut dan juga PT Waskita Karya," katanya.