SIANTAR - Terbukti melakukan pembunuhan berencana, terdakwa Liharmansyah Saragih (27) dihukum 18 tahun penjara dalam sidang di Pengadilan Negeri Siantar, Kamis (1/12/2022).

Warga jalan Pdt.JW Saragih Kelurahan Tanjung Pinggir Siantar Martoba itu, menghabisi nyawa pacarnya Rosida Damanik di pemandian Pulau Batu, Minggu, 10 Juli 2022.

Selama bergulirnya persidangan, terungkap perbuatan itu dilakukan terdakwa karena merasa dikhianati oleh korban yang saat itu bersama pria lain.

Awalnya korban datang ke kost bersama seorang pria tak dikenal dan teman korban bernama Yuliana.

Kemudian korban langsung masuk ke kamar bersama pria tersebut, sedangkan Liharmasyah berada di ruang tamu.

Terdakwa mendengar suara desahan korban lalu mengintip ke dalam kamar. Melihat itu ia pun menangis.

Setelah keluar kamar, korban mengajak terdakwa mandi mandi di lokasi pemandian Pulau Batu [Pulbat]. Saat itu membawa pisau cutter di dalam tasnya, digunakan untuk melampiaskan rasa sakit hatinya.

Tiba di lokasi keduanya terlibat adu mulut. Liharmansyah lalu menghabisi korban Rosida Damanik, perempuan yang sudah dipacarinya sejak lama.

Ia menyayat leher korban sebanyak 3 kali menggunakan pisau cutter, lalu menyumpal mulut korban dengan kain secara paksa menggunakan kayu kemudian memasukkan ranting kayu ke alat vital dan lobang hidung korban.

Tak sampai disitu, korban diseret ke semak semak dan menutupi tubuh korban dengan daun kering.

Dalam persidangan sebelumnya, terdakwa memohon kepada hakim agar hukumannya diringankan, baik secara langsung maupun secara tertulis, oleh pengacara Erwin Purba dari BBH USI Posbakum PN Siantar.

Namun majelis hakim diketuai Nasfi Firdaus berpendapat lain dan sepakat dengan tuntutan jaksa Selamat Riyadi Damanik, menghukum terdakwa selama 18 tahun (sama dengan tuntutan jaksa). Atas putusan itu, terdakwa menyatakan masih pikir-pikir.