LANGKAT, HETANEWS.com - Seorang remaja bernama Yogi Ardian (17) mejadi korban perampokan sadis di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Dia dibunuh dengan cara dipiting oleh pelaku bernama Sopian alias Adek (31).

Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas mengatakan, peristiwa itu terjadi Kamis (10/11) di pinggir Sungai Secanggang, Kecamatan Secanggang, Langkat.

Awalnya, pukul 00.15 WIB korban baru pulang dari rumah temannya. Saat hendak balik ke rumahnya, dia melewati tempat tinggal pelaku di Desa Secanggang.

Pelaku lalu memanggil korban dan menanyakan hendak ke mana. Korban lalu menjelaskan tujuannya.

“Korban Ardi selanjutnya ditanya pelaku ‘ngapain pulang’ dijawab oleh korban aku berantem sama kawanku makanya aku pulang’. Saat itu pelaku mendengar di saku baju korban bunyi kresek,” ujar Danu saat paparan di Mapolres Langkat, Senin (28/11).

Pelaku saat itu mengira bunyi tersebut adalah sejumlah uang. Kemudian muncul niat pelaku untuk merampok korban.

“Setelah itu pelaku mengajak korban ke pelataran sungai dengan mengatakan ‘daripada kau pulang ayo ikut ke pelataran’ korban dengan pelaku pun berjalan kaki menuju pelataran sampan boat yang tak jauh dari rumah pelaku di Sungai Secanggang," ujarnya.

Kemudian dalam perjalanan menuju ke lokasi kejadian, pelaku membuka baju yang dipakainya. “Sesampainya di pelataran sampan boat tersebut, pada saat itu pelaku mengikatkan baju kaus warna biru miliknya ke leher korban. Dia lalu memiting leher korban menggunakan tangan kanan. Selanjutnya pelaku menjatuhkan korban ke sungai,” kata Danu.

Saat terjatuh, posisi korban dalam keadaan telungkup, pelaku kemudian menduduki tubuh korban. Lalu tangan pelaku menarik baju yang melilit di leher korban.

“Korban (sempat) meronta dengan cara menggerakkan kakinya lalu oleh pelaku mengepit kaki korban dengan menggunakan kakinya sambil terus menekan kakinya hingga tidak bergerak,” ujar Danu.

Korban kemudian tewas, dan pelaku mencari barang di saku baju korban, ternyata hanya ditemukan handphone warna merah merek Vivo dan 2 bungkus roti. “Pelaku (lalu) mengambilnya dan kemudian meninggalkan korban di tempat kejadian tersebut,” ujarnya.

Menerima laporan kejadian ini polisi lalu menyelidikinya dan menangkap pelaku. Sejumlah barang bukti juga turut disita.

“Mulai dari baju sweater warna oranye milik korban, baju kuning, celana dalam warna biru milik korban, HP Oppo warna merah milik korban hingga baju kaus warna biru milik pelaku untuk mencekik korban,” kata Danu.

Baca juga: Motif Pembunuhan Pria di Langkat: Tak Terima Mantan Istri Dipacari Korban