SIANTAR - DPRD Kota Pematang Siantar menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2023 menjadi Perda, Selasa 29 November 2022 malam.

Perda APBD Tahun Anggaran 2023 itu disetujui dalam Rapat Paripurna XII Tahun 2022 di Ruang Harungguon Bolon DPRD Jalan Adam Malik, Siantar Barat.

Dalam Keputusan DPRD disampaikan, APBD TA 2023 terdiri dari: Pendapatan Daerah Rp 955.573.496.066, Belanja Daerah sebesar Rp 911.578.496.066 dan dengan demikian mengalami surplus sebesar Rp 45 Miliar.

Sementara itu, Pembiayaan Daerah meliputi: Penerimaan Rp 40 Miliar dan Pengeluaran 85 Miliar, atau mengalami defisit Rp 45 Miliar.

Dengan demikian, APBD yang mengalami surplus sebesar Rp 45 Miliar, dialokasikan untuk pengeluaran Pembiayaan Daerah yang mengalami defisit sebesar Rp 45 Miliar. Sehingga Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan menjadi 0 (nihil).

Berdasarkan keterangan tertulis Kominfo, Rabu (30/11), struktur APBD mengalami surplus sebesar Rp 45 Miliar, diperoleh dari selisih Pendapatan Daerah sebesar Rp 955.573.496.066 dan Belanja Daerah sebesar Rp 911.573.496.066.

APBD Kota Pematang Siantar Tahun 2022 sebesar 935.742.825.920. Sehingga, mengalami peningkatan sebesar Rp 19.830.670.146.

Pengesahan APBD tersebut tertuang dalam Keputusan DPRD Nomor 16 Tahun 2022 tentang Persetujuan Ranperda menjadi Perda. Keputusan tersebut ditandatangani oleh Ketua DPRD Timbul Marganda Lingga.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Pematang Siantar Susanti Dewayani menyampaikan Pendapat Akhir Wali Kota Pematang Siantar atas Persetujuan DPRD terhadap penetapan Perda, sekaligus Pidato Penutupan Rapat Paripurna XII Tahun 2022.

Menurut dr Susanti, keseluruhan rangkaian rapat yang telah diselenggarakan, telah dilaksanakan dengan semangat kemitraan dan persaudaraan.

Baik dalam rapat kerja komisi maupun dalam rapat Badan Anggaran, menunjukkan komitmen bersama agar APBD Tahun Anggaran 2023 dapat ditetapkan tepat waktu, sebagaimana diamanatkan peraturan perundang-undangan.

“Semuanya itu ditujukan untuk mewujudkan kesejahteraan kehidupan Kota Pematang Siantar,” kata Susanti dikutip dalam keterangan Kominfo.