HETANEWS.com - Hai detikers, tahu kah anda tentang kanker kulit? Kanker kulit merupakan salah satu jenis kanker yang tumbuh di jaringan kulit. Kondisi ini biasanya ditandai dengan perubahan kulit, salah satunya seperti muncul tahi lalat.

Nah sebagai salah satu langkah untuk mengkampanyekan kesadaran tentang kanker kulit ini, sebanyak 2.500 orang bertelanjang dan difoto di pantai Bondi di Sydney, Australia, pada Sabtu (26/11/2022).

Dilansir dari detikHealth, kampanye untuk meningkatkan kesadaran tentang kanker kulit lewat foto telanjang ini atas inisiasi fotografer dari Amerika Serikat, Spencer Tunick.

Acara seni dengan tema "Strip Off for Skin Cancer" tersebut bekerja sama dengan sebuah badan amal yang mendorong warga Australia untuk melakukan pemeriksaan kulit secara teratur.

Jumlah sukarelawan yang mengikuti sesi foto tersebut mewakili 2.000 lebih warga Australia yang meninggal setiap tahun akibat kanker kulit.

"Itu membekukan, tetapi juga memberdayakan untuk bersama begitu banyak orang yang mendukung penyebabnya dan juga seperti telanjang dan melihat begitu banyak orang dan bentuk serta ukuran yang berbeda. Semua orang merasa nyaman menjadi telanjang. Itu luar biasa," tutur Sarah Bowen, salah satu relawan yang ikut pemotretan kepada The Guardian.

Sebagaimana diketahui, Tunick terkenal dengan karya seni dengan pemotretan telanjang. Pada tahun 2010, ia mengumpulkan 5.000 orang Australia telanjang di depan Gedung Opera Sydney untuk merayakan Mardi Gras Gay dan Lesbian Sydney.

"Sudah sepantasnya saya menggunakan platform saya untuk mengajak masyarakat melakukan pemeriksaan rutin guna mencegah kanker kulit," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI), dr Danang Triwahyudi, SpKK (K), FINSDV, FAADV, mengungkapkan tahi lalat yang berubah bentuk atau bentuknya menjadi tidak teratur merupakan tanda-tanda dari kanker kulit. Umumnya, tahi lalat tersebut disertai dengan gejala lainnya, seperti gatal dan mudah berdarah.

"Jadi mengenai kanker kulit tentunya salah satunya gejalanya mirip dengan tahi lalat," ucapnya saat ditemui di Jakarta, Selasa (15/11/2022).

Meskipun demikian, dr Danang menegaskan bahwa tahi lalat yang dimaksud adalah tahi lalat yang tiba-tiba muncul di daerah tubuh tertentu, bukan yang ada sejak lahir.

"Biasanya di daerah tubuh yang terekspos matahari," sambungnya lagi.

"Timbul tahi lalat baru itu harus diperhatikan. Apakah dia akan berubah menjadi suatu hal yang lain," ucap dr Danang.