HETANEWS.com - Korban tewas akibat gempa dengan magnitudo (M) 5,6 di Cianjur, Jawa Barat, bertambah menjadi 323 orang.
"Sehingga meninggal dunia sudah tercatat 323 jiwa. Penambahan hari ini, Senin, tanggal 28 November, dua jiwa," ujar Bupati Cianjur Herman Suherman dalam konferensi pers, Senin (28/11/2022).

Tim gabungan saat ini masih mencari korban yang hilang. Hingga saat ini, ada sembilan warga yang dilaporkan hilang.

"Korban hilang yang masih dalam pencarian tinggal 9 jiwa lagi. Mudah-mudahan ini besok kita teruskan mohon doanya bisa ditemukan," ujar Herman.

BNPB Nyatakan Gempa Cianjur Bencana Daerah
Kepala BNPB Suharyanto sebelumnya menyampaikan gempa Cianjur bukan bencana nasional, melainkan bencana daerah. Meski begitu, dia mengatakan bencana ini memang masif dan berdampak besar.

"Di setiap bencana apa pun, apalagi bencana ini walaupun masif ya, walaupun dampaknya sangat besar, tadi data data sudah saya sampaikan, tapi tetap ini bencana daerah, bukan bencana nasional," kata Suharyanto saat konferensi pers, Minggu (27/11).

Suharyanto mengatakan, mulai Senin ini, segala komando di lapangan hingga kegiatan harian akan dilakukan oleh Bupati Cianjur. Menurutnya, ini sesuai dengan surat edaran Mendagri per 16 Februari 2019.

"Artinya, lambat laun mungkin mulai besok Senin ini segala penanganan komando di lapangan, pelaksanaan kegiatan harian, ini akan kembali sesuai ketentuan. Ketentuannya adalah kalau bencana daerah sesuai dengan surat edaran Mendagri tanggal 16 Februari 2019, itu berdasarkan instruksi bapak presiden bahwa kalau bencana daerah itu otomatis Pak Bupati jadi komandan satgas, dibantu wakilnya adalah komandan kodim dan kapolres," ucapnya.