LANGKAT,HETANEWS.com - Iken Purpendi, karyawan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) tewas ditikam saat bertamu ke rumah janda bernama Eka Maulina di Jalan Ahmad Yani, Lingkungan VII, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Iken Purpendi tewas ditikam oleh Indra Mahendra Harahap alias Iin (37), yang tak lain mantan suami dari Eka Maulina.

Menurut Kasi Humas Polres Langkat, AKP Joko Sempono, Iken Purpendi tewas usai bahu kirinya ditikam pelaku.

Kronologis pembunuhan

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi dan keterangan saksi, kasus pembunuhan ini bermula saat Iken Purpendi datang ke rumah Eka Maulina sekira pukul 08.30 WIB.

Saat itu, Iken Purpendi duduk di dalam rumah sang janda sembari bercengkarama.

Beberapa jam kemudian, atau sekira pukul 10.00 WIB, pelaku bernama Iin datang.

Katanya, Iin hendak mengambil anaknya dari sang mantan istri.

Kala itu, cekcok pun terjadi.

Iin terlibat cekcok dengan mantan istrinya.

Karena Iken ada di dalam rumah Eka, ia pun ikut terlibat cekcok.

"Menurut Eka, korban dibunuh dengan cara dicucuk," kata Joko.

Aksi pembunuhan ini pun sempat terekam kamera CCTV.

Usai dihujami tikaman, Iken roboh.

Ia jatuh ke tanah dan tak sadarkan diri.

Belakangan, Iken meninggal dunia.

"Jasadnya sudah dibawa ke RS Bhayangkara Kota Medan guna autopsi," ujar Joko.

Baca juga: INILAH 5 Pelajar Pembunuh Siswa SMK Negeri 9 Medan, Resmi Jadi Tersangka

Buru pelaku
Kasat Reskrim Polres Lankat, Iptu Luis Beltrand mengatakan, pihaknya masih memburu pelaku bernama Iin.

"Pelaku masih proses pengejaran," ucap Luis.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sebilah parang bergagang kayu.

Satu kauswarna biru dan kemeja lengan panjang berlogo PT HKI warna biru tua.

Cemburu
Warga yang tinggal di Jalan Ahmad Yani, Lingkungan VII, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara mengatakan, bahwa Eka dan korban Iken tengah menjalin hubungan asmara.

Keduanya tengah melakukan pendekatan.

Kuat dugaan, pelaku Iin cemburu, sehingga membunuh korban.
Setelah kejadian, warga pun berbondong-bondong mendatangi lokasi.

Mereka sempat berusaha menolong Iken, tapi terlambat.