RUSIA, HETANEWS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan pertemuan dengan sekelompok ibu yang putranya bertempur di Ukraina. Dia mengatakan bahwa dia ikut merasakan kepedihan mereka yang kehilangan orang-orang yang dicintai dalam konflik tersebut.

Sabtu (26/11/2022), pertemuan yang dirancang di kediaman Putin itu terjadi ketika kemarahan membara di Rusia atas kekacauan wajib militer dan kematian para tentara Rusia di Ukraina.

Setidaknya seorang wanita dalam pertemuan itu mengenakan kerudung hitam, yang tampaknya menandai kehilangan baru-baru ini.

"Saya ingin Anda tahu -- saya pribadi dan seluruh pemimpin negara ikut merasakan kepedihan ini," kata Putin kepada kelompok wanita tersebut menjelang Hari Ibu, yang dirayakan di Rusia pada Minggu (27/11).

"Kami memahami bahwa tidak ada yang dapat menggantikan kehilangan seorang putra, seorang anak," ujar Putin.

Dia menyampaikan belasungkawa kepada salah satu wanita dengan mengatakan putranya tidak mati "sia-sia" dan menegaskan kembali janjinya untuk memenuhi tujuan Moskow di Ukraina.

Otoritas Rusia telah memperkenalkan undang-undang yang secara efektif melarang kritik publik terhadap invasi Rusia ke Ukraina. Kritikus Kremlin menuduh pihak berwenang menyembunyikan jumlah sebenarnya tentara Rusia yang tewas dan terluka.