JAKARTA, HETANEWS.com - Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispen AU) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah mengungkap, ada 6 prajurit lain yang mendapat penganiayaan selain Prada Muhammad Indra Wijaya. Prada Indra diketahui dianiaya oleh seniornya hingga meninggal dunia.

"Indra mendapat tindakan bersama enam teman seangkatannya," kata Indan lewat pesan tertulis, Jumat (25/11).

"Yang lainnya aman," ucap Indan.

Dia menjelaskan, Prada SL, Prada MS, Pratu DD dan Pratu BG sudah berstatus tersangka atas penganiayaan tersebut. Mereka sudah masuk dalam penahanan sementara selama 20 hari.

Pasal yang dikenakan adalah, Pasal 338 KUHP yaitu pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun, Juncto Pasal 351 ayat (3) KUHP yaitu penganiayaan menyebabkan meninggal dengan ancaman hukuman 7 tahun.

  • Selain itu, Junto pasal 131 ayat (3) KUHPM yaitu

pemukulan atasan kepada bawahan dalam dinas, menyebabkan kematian dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

"Untuk sanksi administrasi, dapat dipecat, 4 orang atas nama Prada SL, Prada MS, Pratu DD dan Pratu BG sudah status tersangka," kata Indan.

"Sudah masuk dalam penahanan sementara tingkat pertama selama 20 hari untuk penyidikan," pungkasnya.