MEDAN,HETANEWS.COM - Sosok mayat wanita dalam karung yang ditemukan di Sungai Amplas ternyata bernama Fitri.

Fitri adalah penyandang disabilitas yang selama ini sering meminta-minta di Yanglim Plaza, Kecamatan Medan Area, Kota Medan.

Sebelum ditemukan tewas telanjang terbungkus karung, Fitri dibawa seorang lelaki berinisial R.

Laki-laki ini berusia 70 tahun.

Polisi bilang, bahwa R adalah terduga pembunuh Fitri.

Namun, R belum mau mengaku telah membunuh Fitri.

R cuma mengatakan, bahwa dia hanya membawa jalan-jalan Fitri.

Selepas jalan-jalan, tidak dijelaskan lebih lanjut kemana Fitri diturunkan.

Belakangan, jenazah Fitri ditemukan sudah kaku di bantaran Sungai Amplas.

Pihak keluarga yang mengetahui peristiwa ini sangat terkejut.

"Dia ini penyandang disabilitas," kata Sri, tante korban, Kamis (24/11/2022).

Sri mengatakan, bahwa pelaku sungguh tega menghabisi nyawa Fitri.

Baca juga: Mayat Wanita dalam Karung di Amplas Ternyata Korban Pembunuhan, Pelakunya Sudah Dibekuk Polisi

Baca juga: TERUNGKAP Identitas Mayat Wanita Dalam Karung Diduga Dibunuh, Korban ODGJ Dibawa Pria Berjanggut

Mereka pun mendesak agar polisi menghukum pelaku yang sudah menghabisi nyawa penyandang disabilitas itu.

"Dia (terduga pelaku) bersikeras cuma membawa korban berkeliling saja." kata Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir Chaniago, Kamis (24/11/2022).

Persiapkan pemakaman

Di rumah duka korban yang ada di Jalan Medan Area Selatan, pihak keluarga sudah mempersiapkan prosesi pemakaman.

Keluarga menunggu kepulangan jenazah Fitri, yang saat ini masih menjalani autopsi di RS Bhayangkara Tingkat II Medan.

Sampai sekarang, belum ada penjelasan lebih lanjut penyebab kematian Fitri.

Apakah ada tanda-tanda kekerasan seksual atau tidak, polisi belum memberi tahunya.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa mengatakan bahwa kasus ini masih didalami oleh penyidik.

Mereka berusaha menggali informasi dari R, terduga pelaku yang usianya sudah 70 tahun.

Kuat dugaan, R inilah yang menghabisi nyawa Fitri.

Ia adalah orang terakhir yang membawa Fitri dari depan Yanglim Plaza, hingga akhirnya ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan.