HETANEWS.com - Keluarga nenek yang ditendang pelajar inisial IH dan VH di Tapanuli Selatan (Tapsel) menolak berdamai. Seperti diketahui, IH dan VH menendang seorang nenek di pinggir jalan hingga tersungkur.

Video penganiayaan itu pun viral di media sosial. Tak lama kemudian, IH dan VH ditetapkan sebagai tersangka. Kapolres Tapsel AKBP Imam Zamroni mengatakan, pihaknya telah mempertemukan keluarga korban dan keluarga pelaku.

"Namun tidak ada kesepakatan di antara mereka, sehingga ditetapkan tersangka pelaku penganiayaan," ujar Imam dikutip dari Tribunnews, Kamis (24/11/2022).

Imam menjelaskan, penetapan tersangka dilakukan setelah menjalani proses pemeriksaan dan rekomendasi dari Balai Permasyarakatan (Bapas).

Setelah penetapan tersangka, polisi akan melengkapi berkas perkara untuk dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Padang Sidempuan. Terkait jadwal sidang, hal tersebut merupakan kewenangan Kejari Padang Sidempuan.

Sebelumnya Mahfud MD menjelaskan perihal penerapan pidana terhadap para pelaku. Mahfud mengatakan bahwa para pelaku yang belum dewasa bisa dikenakan pidana dengan ancaman setengah dari masa hukuman normal.

Baca juga: 3 Ulah Pelajar Jadi Sorotan: Tendang Nenek-Bully Teman hingga Pingsan

Mahfud menambahkan, semua pihak sudah seharusnya mendidik para pelajar dengan tidak selalu menghukum Akan tetapi, Mahfud menyatakan bahwa adakalanya juga menghukum itu menjadi bagian dari pendidikan.

Lebih-lebih kelakuan seperti itu sehingga harus ada contoh tindakan tegas agar anak-anak lain menghentikan dan tidak berani melakukan hal yang sama. Sebelumnya, video berdurasi 13 detik yang menampilkan pelajar menendang seorang nenek hingga jatuh tersungkur viral di media sosial, Twitter.

Kekerasan pelajar itu diketahui terjadi di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara. Dalam video viral yang dibagikan pada Sabtu (19/11/2022) itu, segerombol pelajar bersepeda motor tampak melewati seorang wanita tua.

Dua orang di antara pelajar itu menghentikan motornya dan berbincang dengan nenek tersebut. Tiba-tiba, salah satu pelajar dari rombongan itu menghentikan motornya dan menendang sang nenek hingga jatuh tersungkur.

Sang nenek tampak kaget dan terdengar berteriak. Ia langsung berdiri dan berjalan cepat menghindari gerombolan remaja bermotor itu. Video tersebut mengundang reaksi para warganet.

Banyak dari mereka merasa iba dengan sang nenek dan tidak membenarkan perilaku remaja tersebut. Dari keterangan kepolisian, para pelaku merupakan pelajar salah satu SMK di Tapanuli Selatan. Para pelaku mengaku menganiaya nenek tersebut karena iseng.

Baca juga: Mahfud MD Colek Polri Soal Viral Video Pelajar Aniaya Wanita Renta di Tapsel

Sumber: kompas.com