JAKARTA, HETANEWS.com - Ketua Tim Pengawas Penanggulangan Bencana DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin bersama ribuan warga DKI Jakarta dan sekitarnya mendoakan korban gempa Cianjur, Jawa Barat. Ia menyatakan, musibah gempa di Cianjur adalah duka seluruh rakyat Indonesia.

"Kita berduka masyarakat Cianjur dan sekitarnya mengalami musibah gempa yang tidak ringan, penderitaan, meninggal dunia, luka-luka serius sedang menimpa saudara kita keluarga kita di Cianjur. Duka Cianjur duka rakyat Indonesia," kata Gus Muhaimin saat shalawatan bersama Muhammad Ulul Azmi Askandar atau Gus Azmi di Jakarta, Selasa, (22/11/2022).

"Ya Allah berikan kesabaran kepada seluruh masyarakat Cianjur, ya Allah berilah ampunan dan terimalah amal ibadah yang meninggal akibat gempa," sambung Gus Muhaimin.

Gus Muhaimin lantas memandu seluruh jemaah membacakan Alfaatihah untuk seluruh korban gempa Cianjur. Sedikitnya hingga Selasa pagi, tercatat 162 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya mengalami luka-luka.

"Saya kebetulan pas kejadian berada di Kantor DPP PKB Jakarta, merasakan langsung guncangan yang terjadi akibat gempa di Cianjur," ujar Gus Muhaimin.

Wakil Ketua DPR RI bidang Korkesra ini menyerukan kepada seluruh anggota Fraksi PKB DPR RI dapil setempat, DPRD Provinsi Jawa Barat, serta DPRD Kabupaten Cianjur dan sekitarnya untuk secepat mungkin mengulurkan bantuan untuk para korban gempa.

"Saya minta anggota DPRD maupun DPR RI Dapil Cianjur dan sekitarnya agar membantu meringankan beban masyarakat yang menjadi korban," serunya.

Dikatakan Gus Muhaimin, dalam kondisi sulit akibat bencana seperti gempa, apapun jenis bantuan yang diberikan akan sangat dibutuhkan dan dirasakan manfaatnya bagi para korban.

Tidak hanya kepada kader PKB, Gus Muhaimin juga mengajak semua kalangan, terutama yang memiliki kelebihan rezeki untuk membantu para korban.

Di sisi lain, Gus Muhaimin juga meminta Kementerian Sosial, BNPB, Pemkab Cianjur dan Pemprov Jawa Barat untuk mendata seluruh korban gempa, baik yang mengalami kerusakan rumah maupun yang mengalami luka-luka agar segera mendapatkan perhatian.

"Termasuk perbaikan fasilitas-fasilitas umum yang mendesak. Semua harus bergandeng tangan, dan mari kita bersama pulihkan Cianjur," tukas Gus Muhaimin.