JAKARTA,HETANEWS.com - Ada cerita di balik peristiwa gempa di Kabupaten Cianjur. Salah satunya adalah cerita sopir ambulans yang mengantarkan korban gempa ke rumah sakit.
Sopir ambulans itu adalah Samijan (49) asal Sukabumi, Dedi (50) asal Indramayu dan Iwan (53) dari Cianjur. Ketiganya tergabung dalam komunitas Persaudaraan Pengemudi Ambulans Indonesia (PPAI).

Mereka tidak menunjukkan rasa lelahnya mengangkut korban gempa. Sebaliknya, malah mereka menunjukkan keceriaan di raut wajah mereka. Mereka tetap semangat meski bolak-balik dari lokasi bencana gempa di wilayah Cianjur ke RSUD Sayang Cianjur.

"Sejak Senin (21/11) saya mengantarkan korban gempa ke rumah sakit untuk diberikan pertolongan medis. Jumlahnya nggak terhitung, lebih dari 100 pasien yang sudah saya antarkan," kata Iwan dilansir detikJabar, Rabu (23/11/2022).

Sopir lainnya, Samijan mengaku tidak mengharapkan upah dari siapapun atas pekerjaannya tersebut. Bahkan ia pun yang menyiapkan uang Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk keperluan perjalanannya dari lokasi bencana ke berbagai rumah sakit.

"Ini tugas kemanusiaan. Kita tidak meminta upah dalam melakukan pekerjaan ini, bahkan saya sudah siapkan uang untuk beli bensin di dompet saya untuk ikut membantu mengevakuasi korban ke rumah sakit," ujar Samijan sambil memperlihatkan uang pecahan seratus ribuan dari dalam dompetnya.