TAPTENG,HETANEWS.com - Seorang pria inisial SP (41) terduga pelaku pengedar Narkotika asal Pandan diamankan Sat Narkoba Polres Tapteng di Jalan Sibolga-P Sidempuan Gang Cumi-cumi Kelurahan Hajoran Induk Kecamatan Pandan Kabupaten Tapteng pada Jumat (18/11/2022).

Kasi Humas AKP Horas Gurning menjelaskan, penangkapan dilakukan atas kabar dari informan Polisi. Kabar tersebut direspon langsung Kasat Resnarkoba AKP Juli Purwono, SH, MH yang langsung memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan sesuai informasi yang di dapat .

KA Tim Opsnal Sat Resnarkoba Ipda Zul Ependi langsung memimpin personil melakukan penyelidikan kelokasi sesuai informasi dan melakukan pengintaian.

"Jadi, tdak berapa lama melakukan pengintaian terlihat seorang laki laki yang mencurigakan dan ciri cirinya sesuai informasi yang didapat, dan Katim langsung memerintahkan untuk melakukan penangkapan dan mengamankan terduga pelaku dan dilakukan Interogasi mengaku berinisial S alias P dan dilakukan penggeledahan,"tutur AKP Horas Gurning.

Ketika dilakukan penggeledahan terhadap SP, kata Horas personil menemukan 2 paket kecil narkotika jenis sabu-sabu yang dibungkus plastik bening dari tangan sebelah kanan terduga pelaku dengan berat Brutto kurang lebih : 0,27 (nol koma dua puluh tujuh) gram, 1 (satu) unit HP merk Redmi warna biru dari kantong celana depan sebelah kiri dan uang tunai Rp. 250.000 (dua ratus lima puluh ribu rupiah) dari kantong celana depan sebelah kanan terduga pelaku yang dijelaskan terduga pelaku sebagai uang hasil penjualan narkotika jenis sabu-sabu sebelum tertangkap Polisi.

"Dan SPNmenjelaskan bahwa sabu sabu tersebut adalah miliknya dan diperolehnya dari seorang inisial C,"terang AKP Horas Gurning.

"Kita akan tetap melakukan penindakan terhadap pelaku pelaku tindak pidana Narkotika dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang ikut membantu Polri dalam pengungkapan kasus Narkotika Kata Kapolres,"tuturnya lagi.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya SP Beserta Barang Bukti dibawa ke Satreskoba Polres Tapanuli Tengah dan guna diproses sesuai UU No.35 THN 2009 tentang Narkoba. (Jun-tribun-medan.com).