HETANEWS.com - Pelajar SMP di Sidoarjo yang viral karena marah dan mengumpat petugas lalu lintas yang menegurnya akhirnya meminta maaf. Ia bahkan disebut bersimpuh di pangkuan orang tuanya usai pembinaan di kantor Satlantas Polresta Sidoarjo.

Hal ini pun dibenarkan oleh Kanit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo, Iptu Ony Purnomo. Pihaknya melakukan pembinaan bersama terhadap pelajar berinisial F itu dengan mendatangkan orang tua, dan pihak sekolah.

"Betul sudah minta maaf. F menyadari kesalahannya kepada orang tuanya sambil bersimpuh," katanya, Selasa (22/11).

Ia menyebut, F melakukan hal itu di hadapan polisi, pihak sekolah dan Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo. Pihaknya tidak mengenakan pasal pelanggaran lalu lintas kepada F karena masih di bawah umur. "Kita kembalikan kepada orang tuanya karena masih di bawah umur," jelasnya.

Diketahui, sebuah video viral memperlihatkan aksi polisi lalu lintas di Sidoarjo Jawa Timur memberhentikan dan menegur pelajar SMP yang tidak mengenakan helm saat berhenti di lampu merah.

Dalam beberapa potongan video tersebut, pelajar itu selalu membantah apa yang disampaikan polisi. Ia bahkan beberapa kali mengumpat dan marah karena ada anggota polisi lain yang mengambil gambar.

Potongan video lain, menunjukkan siswa tersebut berada ruangan kantor polisi. Di ruangan tersebut, seorang pria yang diketahui sebagai guru siswa tersebut memberikan wejangan bahwa berkendara tanpa memiliki SIM dan tanpa helm itu dilarang. Namun siswa tetap ngotot menyalahkan anggota polisi yang mengambil gambar dirinya saat diberhentikan di lampu merah.