SIANTAR - Pelaku pembunuhan di kedai tuak inisial BNS (36) dan korban RS (37) diketahui sesama pekerja Katering. Keduanya bekerja di Katering masakan Batak berbeda.

Kasat Reskrim Polres Siantar AKP Banuara Manurung mengatakan, motif BNS membunuh korban lantaran sakit hati dengan tatapan dan ucapan korban yang menyinggung toke kateringnya, KS.

"Dari hasil penyelidikan dan penyidikan, motif pelaku membunuh korban karena dia (NBS) merasa tidak senang karena menyinggung Tokenya (Majikan). Kemudian cara pandang korban mengarah ke arah dia. Dia merasa tak terima," kata Banuara saat konferensi pers di Mapolres Siantar, Senin (21/11/2022).

Sebelum kejadian, kata Banuara, NBS, KS dan korban RS bersama sama makan siang di kedai tuak. Sore sekitar pukul 16. 00 WIB korban, pelaku dan para saksi minum tuak bersama.

Saat bernyanyi, korban menyinggung KS dengan ucapan ‘Sirait Sakilik’. Mendengar itu pelaku tersinggung.

Selanjutnya, NBS keluar berjalan menuju pintu belakang rumah KS yang letaknya di samping Kedai Tuak.

Baca juga: Minum Bareng di Warung Tuak, Ricardo Tewas Ditikam Teman Sendiri

NBS pun mengambil sebilah pisau lalu menyimpan di pinggangnya, setelah itu kembali masuk ke kedai duduk di posisi semula.

Sekitar pukul 19.30 WIB, korban hendak pulang dan meninggalkan kedai, namun harus melewati meja tempat pelaku duduk. Meja tempat pelaku duduk berada di samping pintu keluar.

"Menurut keterangan pelaku dia minum tuak 3 gelas. Kalau mabuk atau tidak, kita tidak tahu, mungkin dokter yang memeriksa itu," ucapnya.

Ketika korban berjalan 2 meter dari kedai, pelaku langsung memepet korban lalu menikam ke arah dada, mata kiri dan paha sebelah kiri korban.

Korban pun tersungkur dan tewas saat dilarikan ke rumah sakit. Jasad korban sempat diotopsi di RS Bhayangkara Medan.

Lanjut Banuara, NBS dijerat pasal 338 KUHPidana subsider Pasal 351 ayat (3) tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya orang lain.

Selain tinggal di kecamatan yang sama, pelaku dan korban diketahui saling kenal satu sama lain. “Keduanya sama sama pekerja katering, namun beda Toke,” katanya.

Pembunuhan terhadap korban terjadi di Kedai Tuak di Jalan Bah Birong, Kelurahan Sigulang gulang, Kecamatan Siantar Utara, Minggu 13 November 2022.

Usai menghabisi korbannya, BNS melarikan dan ditangkap di Jalan Abdul Muis, Jerambah Merah, Kelurahan Palmerah Kecamatan Jambi Selatan, pada Rabu 16 November 2022.

Baca juga: Pelaku Penikaman Dikedai Tuak Berhasil Ditangkap Dari Provinsi Jambi