ASAHAN, HETANEWS.com - Kebakaran hebat selain menghanguskan dua buah pabrik pengolahan getah karet di Kisaran Timur Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut) juga meludeskan empat rumah warga sekitar pada Senin (21/11/2022) dini hari.

Material bahan karet dengan banyaknya kayu-kayu ditambah kencangnya angin saat musibah itu terjadi membuat api cepat berkobar hingga membakar rumah warga. Tak hanya rumah, sebuah becak dan motor juga ikut terbakar.

"Waktu malam kami sama anak anak lagi tidur. Dengar orang teriak ada api kami langsung terbangun. Enggak sempat menyelamatkan barang barang cuma kenderaan saja," kata Sri Rahayu (50) salah seorang korban kebakaran.

Saat kejadian rumahnya persis berada di belakang pabrik. Selain itu tiga rumah tetangganya juga ikut terbakar dan rata rata juga tidak banyak menyelamatkan barang dari dalam rumah.

Kasi Humas Polres Asahan, Ipda Boris Pardosi dikonfirmasi wartawan menjelaskan tak hanya membakar 2 pabrik yakni PT Sinar Mulia Kisaran dan PT Wipolimex Raya dan 4 rumah warga musibah itu turut menghanguskan 20 unit rumah karyawan yang berada di sekitar lokasi.

"Dugaan sementara korsleting listrik yang terbakar itu dua pabrik, empat rumah dan perumahan karyawan," ujarnya.

Sebelumnya, sebuah pabrik pengolahan getah karet di Kelurahan Kedai Ledang Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut) terbakar hebat pada Senin (21/11/2022) dini hari sekitar pukul 00:30 WIB.

Amatan wartawan di lokasi, api membumbung tinggi tampak dari kejauhan. Kobaran nya menjulang diperkirakan hingga belasan meter. Warga di sekitarnya lokasi berduyun-duyung datang ke tempat kejadian.

"Kami pas lagi lihat bola, nonton piala dunia. Tiba tiba lihat ke arah pabrik ini kok orang pada berlarian teriak ada kebakaran," kata Yudi Pane, warga di lokasi.

Pemadam kebakaran yang datang sekitar setengah jam setelahnya tampaknya tak bisa berbuat banyak menjinakkan api di kawasan pabrik yang diduga banyak menyimpan material kayu membuat kobaran api cepat membumbung tinggi.

Camat Kecamatan Kisaran Timur, Ahmad Syaiful Pasaribu yang turut berada di lokasi kejadian kepada wartawan memperkirakan ada dua pabrik yang ludes terbakar. "Diperkirakan ini ada dua pabrik tapi nanti kita pastikan lagi ya dari keterangan Kepolisian," ujarnya.