ASAHAN,HETANEWS.com - Kepala Regu Pemadam Kebakaran Kabupaten Asahan, Irwan AS mengatakan bahwa pihaknya butuh waku enam jam untuk memadamkan api di lokasi kebakaran pabrik getah milik PT Mas Mulia dan PT Wipolimex.

Menurut Iwan, dari pukul 00.35 WIB, mereka berjibaku menembakkan air ke segala sisi pabrik karet itu, agar api tidak meluas kemana-mana.

Dari Pemkab Asahan, ada empat unit mobil pemadam yang dikerahkan. Sementara itu, dari Pemko Tanjungbalai, ada dua unit mobil damkar bantuan yang diterjunkan ke lokasi.

"Kami berhasil menjinakkan api setelah enam jam melakukan pemadaman," kata Iwan, Senin (20/11/2022).

Ia mengatakan, api sulit dipadamkan karena banyaknya barang di dalam pabrik getah tersebut. Menurut Iwan, material getah dan karet yang ada di dalam bangunan sangat mudah tersulut api.

"Yang terbakar itu sepertinya gudang penjemputan karet, karena material karet, jadi setelah padam, dia kembali marak lagi. Sehingga memakan waktu pada proses pendinginan, agar benar-benar api padam," jelasnya.

Dari hasil pendataan di lapangan, bangunan yang hangus adalah gedung PT Mas Mulia. Untuk PT Wipolimex, yang terbakar ternyata rumah karyawan yang hanya dibatasi tembok.