MEDAN, HETANEWS.com - Kasus tewasnya Iwan alias Nasib, seusai tertembak oleh senjata api milik personel Satres Narkoba Polres Pelabuhan Belawan, masih simpang siur.

Kesimpangsiuran ini karena terjadinya saling bantah antara keluarga Iwan Nasib dan warga dengan polisi.

Seperti diketahui, Iwan Nasib ditembak mati dengan leher jebol beberapa waktu lalu. Namun, 3 polisi yang menyambangi kediamannya kabur dari tempat kejadian perkara setelah melakukan aksi tembak mati tersebut.

Baca juga: Kasus Tembak Mati Iwan Nasib, Sosok Penembak hingga Saling Bantah antara Polisi dan Warga

Keluarga mendiang Iwan alias Nasib, korban tewas ditembak mati personel Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan usai mengadu ke Propam Polda Sumut, Rabu (16/11/2022).

Disebutkan polisi bahwa, Iwan alias Nasib ini merupakan sindikat jaringan narkoba jenis sabu di kawasan Jalan KL Yos Sudarso, Gang Mafo, Kecamatan Medan Labuhan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi mengatakan sebelumnya petugas kepolisian telah menangkap empat orang yang merupakan jaringan Iwan.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi
Dari keempat pelaku yang diamankan, dua di antaranya merupakan keluarga dari Iwan yang bernama, Daus (36) dan seorang wanita Safiah (41).

"Dari empat orang yang sudah diamankan, sebelumnya dua orang adalah adik dari pelaku Nasib," kata Hadi kepada Tribun Medan, Rabu (16/11/2022).

Ia menjelaskan, para pelaku yang merupakan sindikat ini bekerjasama dalam melakukan pengedaran narkoba.

"Mereka sindikat, satu sama lain tidak saling menutup, penyidik masih mendalami," katanya.
Namun, ketika ditanyai soal narkoba tersebut didatangkan atau diperoleh dari mana, Hadi tidak menjawab.

"Sindikat narkotika itu selalu menggunakan sel terputus, makanya satu sama lain tidak akan ketemu, makanya penyidik melakukan berbagai macam cara menyelidiki jaringan-jaringan itu," ujarnya.

Dikatakan Hadi, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait jaringan narkoba ini.

"Mereka berlima termasuk Nasib itu saling mengenal. Masih didalami penyidik (asal narkoba)," pungkasnya.