SIANTAR - Pasca dipanggilnya Mantan Walikota Siantar Hefriansyah terkait dugaan korupsi beberapa waktu lalu.

Kini jaksa penyidik bidang Pidsus Kejari Siantar melakukan penggeledahan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Siantar, Rabu (09/11/2022) kemarin.

Hal itu dikatakan Kasi Intel Rendra Yoki Pardede yang ditemui wartawan, Senin (14/11/2022) di ruang kerjanya.

"Masih dalam kasus dugaan korupsi Proyek Pembangunan Jembatan Gorong-gorong Galvanis di Outer Ring Road (Jalan Lingkar), Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Siantar, dengan nilai pagu Rp 9,985 miliar," kata Rendra.

Rendra Yoki Pardede SH didampingi Kasi Pidsus Ferdinand Sirait menjelaskan jika penggeledahan dilakukan Tim penyidik untuk mencari sejumlah dokumen terkait proyek tersebut.

Dari mulai dokumen perencanaan hingga proyek selesai dikerjakan. Untuk kemudian akan menjadi bukti atau akan disita untuk kepentingan penyidik dalam mengusut tuntas kasus tersebut.

Dikatakan Rendra, jika tim penyidik melakukan penggeledahan lebih kurang selama 4 jam. Sejak pukul 13.00 WiB hingga pukul 17.00 WIB.

Pusat penggeledahan diantaranya, ruang Bidang Jalan dan Jembatan, ruangan Subbag Umum, ruangan PPK dan ruangan arsip.

Penggeledahan juga berlangsung lancar sesuai SOP karena pihak PUPR juga koorperatif, jelas Rendra.

Kasi Pidsus Ferdinand juga menambahkan jika pengusutan kasus tersebut sudah hampir rampung. Dengan sejumlah bukti surat dan keterangan orang orang sudah diperiksa, maka pihaknya akan segera menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

"Sudah hampir rampung, selanjutnya kami akan menetapkan siapa tersangkanya," kata Ferdinan.

Baca juga: Mantan Walikota Siantar Hefriansyah Diperiksa Jaksa 7 Jam Karena Dugaan Korupsi