SIMALUNGUN - Bupati Simalungun diwakilkan Wakil Bupati Zonny Waldi menyampaikan nota pengantar keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Tahun Anggaran (TA) 2023, dalam rapat paripurna DPRD Simalungun di Pematang Raya, Rabu (9/11).

Bupati Simalungun dalam nota pengantar keuangannya yang dibacakan oleh Wakil Bupati menyampaikan, penyusunan R-APBD didahului dengan kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara yang telah dibahas dan disepakati oleh pemerintah dan DPRD Kabupaten Simalungun.

Penyusunan R-APBD Kabupaten Simalungun TA 2023 didasari asumsi perkiraan laju pertumbuhan ekonomi baik global maupun nasional. Hal Ini membuat Pemkab Simalungun harus melakukan penyesuaian alokasi pendapatan dan belanja.

Sebagai bentuk perencanaan jangka pendek, penyusunan R-APBD TA 2023 didasari pada asumsi yang ditetapkan, baik dari sisi pendapatan maupun belanja

Berdasarkan asumsi itu, rencana anggaran pendapatan dan belanja serta pembiayaan yang diproyeksikan tahun 2023 sebagai berikut: Pendapatan sebesar RP 2,473 Triliun lebih, Belanja sebesar Rp 2,4520 Triliun lebih, Surplus Rp. 21,628 Miliar lebih.

Pembiayaan terdiri dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp 1 Miliar, pengeluaran sebesar Rp 22,628 Miliar lebih dan pembiayaan netto sebesar Rp 21,628 Miliar lebih.

Sebelumnya, paripurna DPRD idiawali dengan Penyampaian Laporan panitia khusus (Pansus) pembahasan 8 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Simalungun Tahun 2022.

Pansus 1 disampaikan Walpiden Tampubolon, Pansus 2 disampaikan Badri Kalimantan, Pansus 3 disampaikan Ikhwanuddin Nasution dan pansus 4 disampaikan Junita Veronika Munthe

Pada paripurna agenda nota pengantar keuangan ini dipimpin oleh Ketua DPRD Timbul Jaya Sibarani didampingi Wakil Ketua DPRD Samrin Girsang, Elias Barus dan Sastra Joyo Sirait serta dihadiri anggota DPRD Simalungun, para Asisten dan Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Simalungun.